Sumatratimes.com.Labuhan Batu – Pasca Aksi damai Bersama Kelompok Tani Cinta Murni baru baru ini DPC GMNL Berserta Kuasa Hukum Kelompok Tani Siapkan Lanjutkan Langkah Langkah Untuk Aksi Unjuk Rasa Ke Mapoldasu dan Kejatisu.
Rencana Unjuk rasa tersebut adalah rentetan terkait Masalah sengketa Lahan Kawasan Hutan di Sungai Baru Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu dan adanya Kejadian oknum polisi jajaran Polres Labuhanbatu yang melakukan kekerasan terhadap peserta Demo
“Masih bersabar dan menanti jalannya proses hukum yang di janjikan AKBP Frido Situmorang yang menjabat Kapolres Labuhanbatu.ungkap Kuasa Hukum Nurdin SH kepada sumatratimes,com Jumat (02/02)
Menurutnya,Jajaran Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GmnI) Labuhan Batu yang di komandoi oleh Bung Asep Munandar di damping kuasa hukum Kelompok Tani dan Sekjen DPC GmnI Labuhanbatu Bung Yasril Nasution sudah mengambil langkah langkah Mediasi namun hingga saat ini Langkah mediasi belum juga berbuah kesepakatan.
“Sejauh ini mungkin Kapolres masih melakukan evaluasi untuk menindak lanjuti langkah hukum yang akan diambil akan tetapi kami juga sedang mempersiapkan langkah kejenjang yang lebih tinggi dengan menyampaikan Aksi Unjuk Rasa Ke Kejatisu jika hal tersebut tidak terealisasi.paparnya menjelaskan
Sejalan dengan itu Jajaran DPC GmnI Labuhanbatu melalui bung Asep menyatakan sedang mempelajari vidio tindak kekerasan yang dialami Ketua Kelompok Tani dan Seorang Kader GmnI saat melakukan Tuntutan di depan Mapolres Labuhanbatu, ternyata pada rekaman tersebut tampak jelas adanya oknum polisi jajaran Polres Labuhanbatu yang melakukan kekerasan terhadap peserta Demo yang melakukan aksi secara damai.
“Kemungkinan minggu ke-2 Februari, jika tidak ada progress kita akan mengundang kawan-kawan Jurnalis untuk melakukan konfrensi Pers sebelum berangkat menyampaikan Aspirasi ke Kejatisu maupun Mapolda Sumut. Doa kami hal tersebut tidak terjadi, Kami yakin Polres Labuhanbatu menjunjung tinggi prinsip PRO JUSTICIA.tandasnya.(R1)









