Sinaboi- Satu unit alat berat jenis ekskavator diduga melintas tanpa mengikuti standar operasional prosedur (SOP) di jalan poros Sinaboi–Bagansiapiapi.
Akibatnya, kondisi badan jalan di sejumlah titik dikabarkan mengalami kerusakan dan dikeluhkan masyarakat pengguna jalan.
Hingga berita ini terbit belum diketahui milik siapa dan untuk kegunaan apa eksavator tersebut melintas di jalur utama penghubung Kecamatan Sinaboi menuju Bagansiapiapi tanpa menggunakan kendaraan pengangkut khusus (lowbed/trailer).
Perlintasan alat berat secara langsung di atas badan jalan aspal diduga menjadi penyebab kerusakan pada permukaan jalan.
Warga menilai, aktivitas tersebut sangat membahayakan serta dapat mempercepat kerusakan infrastruktur jalan yang selama ini digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari dan distribusi perekonomian.
“Jalan ini merupakan akses utama masyarakat. Kalau alat berat melintas langsung tanpa pengamanan, tentu sangat berpotensi merusak jalan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan penelusuran terhadap pemilik maupun operator alat berat tersebut. Warga juga meminta adanya pengawasan ketat agar kendaraan maupun alat berat yang melintas tetap mematuhi aturan dan SOP yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tujuan operasional ekskavator tersebut maupun dugaan kerusakan jalan yang ditimbulkan. (Iwandi)









