• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri
Selasa, April 28, 2026
SumatraTimes
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    Investasi Proyek Halal 10 Miliar “PT ESP Rokan Hilir” Dipertanyakan?

    Investasi Proyek Halal 10 Miliar “PT ESP Rokan Hilir” Dipertanyakan?

    Polsek Sinaboi Amankan Seorang Pria  diduga Perantara Jual Beli Narkotika Jenis Sabu 

    Polsek Sinaboi Amankan Seorang Pria  diduga Perantara Jual Beli Narkotika Jenis Sabu 

    Bhabinkamtibmas Sinaboi Imbau Masyarakat Berperan Aktif jaga Kamtibmas 

    Bhabinkamtibmas Sinaboi Imbau Masyarakat Berperan Aktif jaga Kamtibmas 

    Polres Rohil Ungkap Kasus Narkoba di Panipahan, 4 Pelaku Ditahan

    Polres Rohil Ungkap Kasus Narkoba di Panipahan, 4 Pelaku Ditahan

    Polsek Sinaboi Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMK Washliyah 

    Polsek Sinaboi Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMK Washliyah 

    Pemerintah Kepenghuluan Sungai Bakau Salurkan BLT-DK, Ini Kata Penghulu Supianto 

    Pemerintah Kepenghuluan Sungai Bakau Salurkan BLT-DK, Ini Kata Penghulu Supianto 

    Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, Kepenghuluan Raja Bejamu Bagikan BLT-DK Tahun Anggaran 2026

    Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, Kepenghuluan Raja Bejamu Bagikan BLT-DK Tahun Anggaran 2026

    36 KMP Terima BLT-DK Tahun 2026 dari Kepenghuluan Sungai Nyamuk 

    36 KMP Terima BLT-DK Tahun 2026 dari Kepenghuluan Sungai Nyamuk 

    Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi Salurkan BLT-DK  Tahun Anggaran 2026

    Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi Salurkan BLT-DK  Tahun Anggaran 2026

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    Investasi Proyek Halal 10 Miliar “PT ESP Rokan Hilir” Dipertanyakan?

    Investasi Proyek Halal 10 Miliar “PT ESP Rokan Hilir” Dipertanyakan?

    Polsek Sinaboi Amankan Seorang Pria  diduga Perantara Jual Beli Narkotika Jenis Sabu 

    Polsek Sinaboi Amankan Seorang Pria  diduga Perantara Jual Beli Narkotika Jenis Sabu 

    Bhabinkamtibmas Sinaboi Imbau Masyarakat Berperan Aktif jaga Kamtibmas 

    Bhabinkamtibmas Sinaboi Imbau Masyarakat Berperan Aktif jaga Kamtibmas 

    Polres Rohil Ungkap Kasus Narkoba di Panipahan, 4 Pelaku Ditahan

    Polres Rohil Ungkap Kasus Narkoba di Panipahan, 4 Pelaku Ditahan

    Polsek Sinaboi Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMK Washliyah 

    Polsek Sinaboi Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMK Washliyah 

    Pemerintah Kepenghuluan Sungai Bakau Salurkan BLT-DK, Ini Kata Penghulu Supianto 

    Pemerintah Kepenghuluan Sungai Bakau Salurkan BLT-DK, Ini Kata Penghulu Supianto 

    Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, Kepenghuluan Raja Bejamu Bagikan BLT-DK Tahun Anggaran 2026

    Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, Kepenghuluan Raja Bejamu Bagikan BLT-DK Tahun Anggaran 2026

    36 KMP Terima BLT-DK Tahun 2026 dari Kepenghuluan Sungai Nyamuk 

    36 KMP Terima BLT-DK Tahun 2026 dari Kepenghuluan Sungai Nyamuk 

    Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi Salurkan BLT-DK  Tahun Anggaran 2026

    Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi Salurkan BLT-DK  Tahun Anggaran 2026

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
SumatraTimes
No Result
View All Result
Home Hukum Kriminal

Menguak Misteri Penembak 2 Mahasiswa hingga Tewas di Kendari

15 Oktober 2019
in Hukum Kriminal

La Randi (21) mahasiswa tewas asal Universitas Halu Oleo (UHO) usai diterjang peluru tajam saat demonstrasi di Kendari, Kamis (26/9/2019).(Liputan6.com)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SULTRA – Kasus penyelidikan 2 orang mahasiswa tewas di Kendari hingga hampir sepekan, belum menampakkan hasil. Pelaku penembakan 2 orang mahasiswa tewas setelah diterjang peluru tajam, Kamis (26/9/2019), belum juga teridentifikasi.

Dikutip dari Liputan6.com, Polisi juga belum menemukan (masih belum mengetahui) jenis senjata dan jenis peluru yang dipakai untuk menembak kedua korban. Hingga saat ini, pihak Polda Sultra dan Mabes Polri belum memberi konfirmasi.

Saat demonstrasi, La Randi (21) tertembak peluru tajam saat terlibat kericuhan dengan aparat polisi yang mengamankan Kantor DPRD Sulawesi Tenggara. Randi ditembak pada bagian samping dada kiri, tembus ke dada kanan. Menyusul, Muhammad Yusuf Kardawi, pendarahan di dalam tengkorak kepala.

Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara, AKBP Harry Goldenhardt saat dikonfirmasi, mengatakan yang bisa memberikan pernyataan soal perkembangan penyelidikan yakni Wakapolda Sulawesi Tenggara, Kombes Pol Yan Sultra. Dia tak bisa menjawab sejumlah pertanyaan saat dihubungi Liputan6.com.

Wakapolda Sulawesi Tenggara, Kombes Pol Yan Sultra saat berusaha dikonfirmasi via pesan WhatsApp menyatakan, kasus 2 orang mahasiswa tewas bukan kewenangan Polda Sultra. Dia menyatakan, saat ini kasus sudah ditangani tim gabungan.

“Kami tidak bisa beri konfirmasi karena itu langsung tim investigasi gabungan Mabes Polri. Jadi konfirmasi harus ke Mabes Polri,” ujarnya singkat, Selasa (1/10/2019).

Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedy Prasetyo, hanya membalas dengan pesan singkat saat dikonfirmasi. Dia mengatakan agar menunggu Kapolda Sulawesi Tenggara yang baru.

“Tunggu Kapolda baru,” singkatnya.

Kapolda Sulawesi Tenggara yang baru, Brigjen Pol Merdy Syam saat ini baru tiba di Kota Kendari, Selasa (1/10/2019). Namun, belum bisa dikonfirmasi soal kasus 2 orang mahasiswa tewas saat demonstrasi.

Terkait peluru tajam yang menembus dada dan kepala 2 orang mahasiswa tewas di Kendari, polisi mengamankan 3 selongsong peluru. Selain itu, sebanyak 13 orang anggota polisi sudah dipangggil untuk dikonfirmasi.

Padahal, saat kejadian ada banyak peluru dan gas air mata yang ditembakan saat polisi berusaha menghalau massa masuk ke dalam kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Penyebabnya, massa yang anarkis berusaha mendobrak masuk dan membakar sebagian Kantor DPRD.

Diketahui, saat demonstrasi di Kendari yang menyebabkan 2 orang mahasiswa tewas, ada sekitar 800 orang lebih anggota polisi yang melakukan pengamanan. Saat itu, polisi berjaga di sekitar Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara dan sekitarnya.

 

Redaksi / Editor : Amran

ShareTweetSend
SumatraTimes

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.