Home » Berita Utama » Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Meningkat
dr HM Junaidi Saleh MKes

Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Meningkat

Sumatratimes.com – Kenaikan iuran BPJS Kesehatan terhitung Januari 2020 tidak mengurangi jumlah penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan.

Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Pemkab Rohil dr MH Junaidi Saleh MKes, mengatakan pada 2020, Pemkab Rohil memberikan bantuan bantuan iuran BPJS Kesehatan kepada sekitar 200 ribu warga di Rohil. Jumlah itu meningkat dibanding beberapa tahun ini yang hanya mencapai 178 ribu penerima.

“Yang diberikan bantuan iuran BPJS Kesehatan itu adalah warga miskin. Jumlah penerima iuran BPJS Kesehatan pada 2020 nanti sekitar 200 ribu orang,” kata dr HM Junaidi Saleh, yang ditemui di halaman Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Rohil.

Bantuan iuran BPJS Kesehatan itu, ujar Junaidi Saleh, merupakan bantuan iuran BPJS untuk pelayanan kesehatan Kelas III.

“Selain itu juga ada bantuan iuran (jaminan esehatan) yang dianggarkan dalam program Jamkesda,” imbuh Junaidi.

Perihal anggaran bantuan iuran BPJS Kesehatan dan Jamkesda, kata Junaidi, bersumber dari pusat dan daerah. Berapa besar bantuan iuran BPJS Kesehatan yang ditalangi Pemkab Rohil, ada pada Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Bantuan kesehatan itu ada dari pusat dan daerah, melalui dua program itu. Dari program bantuan iuran BPJS Kesehatan dan Jamkesda,” kata mantan Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Rohil itu.

Pembiayaan iuran BPJS Kesehatan dan Jamkesda tersebut, ujar Junaidi Saleh, terhitung Januari 2020. Besar bantuan iuran BPJS Kesehatan dan Jamkesda dari Pemkab Rohil dan pemerintah pusat, ujarnya, disesuaikan dengan kenaikan iuran BPJS Kesehatan terhitung Januari 2020.

“Berapa besarnya bantuan iuran BPJS Kesehatan dan Jamkesda itu belum diketahui. Belum dihitung. Kita cuma melakukan pendataan. Jadi belum tau pasti. Masih dalam proses,” ujarnya.

Dengan meningkat iuran BPJS Kesehatan, Junaidi, menghimbau agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat miskin di Rohil juga semakin meningkat.

“Harus begitu. Nanti orang marah. Kan sudah dinaikkan (iuran BPJS Kesehatan) tapi kenapa pelayanan begutu juga. Jadi itu resikonya BPJS Kesehatan itu harus meningkatkan pelayanan,” tuturnya. (amran)

 

Redaksi: Amran

x

Check Also

Pemkab Akan Bangun Kantor Polsek Panipahan

SumatraTimes.co.id – Permintaan Polsek Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) untuk memperoleh Kantor Polsek yang ...