Home » Berita Utama » Ketua Umum PSSI Tinjau Stadion Utama Riau
Ketua Umum PSSI M Iriawan didampingi Gubi H Syamsuar di Stadion Utama Riau di Pekanbaru. foto antara

Ketua Umum PSSI Tinjau Stadion Utama Riau

SumatraTimes.co.id – Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan, meninjau kesiapan Stadion Utama Riau sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

Stadion Utama Riau yang juga bekas lokasi penyelenggaraan PON XVIII, diajukan sebagai salah satu kandidat tuan rumah Piala Dunia U-20. Gubri H Syamsuar turut serta mendampingi Ketua Umum PSSI M Iriawan meninjau Stadion Utama Riau.

“Ketum PSSI meninjau langsung Stadion Utama Riau. Ini untuk memastikan Riau menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Riau, Doni Aprialdi, Kamis (13/2).

Untuk mematangkan persiapan Piala Dunia U-20 pada 2021, PSSI melakukan joint Inspection di 11 kota yang dipersiapkan menjadi calon penyelengara.

Pada April nanti, FIFA akan mengumumkan enam host cities yang ditetapkan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 di Indonesia.

Setelah berkunjung ke Bandung, Yogyakarta, Jawa Tengah, ke Jawa Timur, Palembang, rombongan Ketua Umum PSSI mengunjungi Pekanbaru pada Kamis ini.

Iriawan juga ditemani Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, untuk menginspeksi Stadion Utama Riau berikut lapangan latihan atau pendukung di Pekanbaru. Hal itu sebagai penilaian tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20 pada 2021.

“Sesuai arahan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20, kita membutuhkan persiapan yang matang agar semua aspek terpenuhi,” ungkap Iriawan.

Lebih lanjut, Iriawan menegaskan Piala Dunia U-20 menjadi tonggak sejarah penting bagi Indonesia. Pesta olahraga itu tidak hanya memotivasi anak bangsa untuk mengejar impian di dunia sepak bola, melainkan juga menjadi salah satu turnamen sepak bola akbar di Tanah Air.

Stadion Utama Riau adalah sebuah stadion serbaguna terletak di Kota Pekanbaru, Riau. Selesai dibangun pada 2012, stadion digunakan untuk pertandingan sepak bola dan menjadi upacara pembukaan dan penutupan PON XVIII pada 2012. Stadion ini mampu menampung 44.000 penonton, dengan halaman parkir yang luas. (sumber: media indonesia)

Editor : Amran

x

Check Also

Kota Bagansiapiapi Disemprot Cairan Disenfektan

BAGANSIAPIAPI, sumatratimes.co.id – Perwakilan suku Tionghoa yang tergabung dalam yayasan multy marga Tionghoa Indonesia Bagansiapiapi ...