• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri
Sabtu, April 11, 2026
SumatraTimes
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    Penghulu Supianto Bersama Masyarakat Sungai Bakau Gotong Royong Perbaiki Jalan 

    Penghulu Supianto Bersama Masyarakat Sungai Bakau Gotong Royong Perbaiki Jalan 

    Kepenghuluan Sungai Nyamuk Pasang Spanduk Peringatan Keras

    Kepenghuluan Sungai Nyamuk Pasang Spanduk Peringatan Keras

    Kajari Rohil Firdaus Pimpin Pelantikan dan Sertijab Dua Pejabat Eselon V

    Kajari Rohil Firdaus Pimpin Pelantikan dan Sertijab Dua Pejabat Eselon V

    Pertemuan dengan Puluhan Insan Pers, Kajari Rohil Sampaikan Pesan Tegas!

    Pertemuan dengan Puluhan Insan Pers, Kajari Rohil Sampaikan Pesan Tegas!

    SPBU Batu 4 Masih Tutup, Gaji Karyawan Belum Dibayar, Solusinya Apa? 

    SPBU Batu 4 Masih Tutup, Gaji Karyawan Belum Dibayar, Solusinya Apa? 

    SPBU Batu 4 Belum Beroperasi, Apakah Ada Konflik Internal?

    SPBU Batu 4 Belum Beroperasi, Apakah Ada Konflik Internal?

    Pertalite Rp 20.000 Perliter dan Langka, Masyarakat Pertanyakan Solusi  

    Pertalite Rp 20.000 Perliter dan Langka, Masyarakat Pertanyakan Solusi  

    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    Penghulu Supianto Bersama Masyarakat Sungai Bakau Gotong Royong Perbaiki Jalan 

    Penghulu Supianto Bersama Masyarakat Sungai Bakau Gotong Royong Perbaiki Jalan 

    Kepenghuluan Sungai Nyamuk Pasang Spanduk Peringatan Keras

    Kepenghuluan Sungai Nyamuk Pasang Spanduk Peringatan Keras

    Kajari Rohil Firdaus Pimpin Pelantikan dan Sertijab Dua Pejabat Eselon V

    Kajari Rohil Firdaus Pimpin Pelantikan dan Sertijab Dua Pejabat Eselon V

    Pertemuan dengan Puluhan Insan Pers, Kajari Rohil Sampaikan Pesan Tegas!

    Pertemuan dengan Puluhan Insan Pers, Kajari Rohil Sampaikan Pesan Tegas!

    SPBU Batu 4 Masih Tutup, Gaji Karyawan Belum Dibayar, Solusinya Apa? 

    SPBU Batu 4 Masih Tutup, Gaji Karyawan Belum Dibayar, Solusinya Apa? 

    SPBU Batu 4 Belum Beroperasi, Apakah Ada Konflik Internal?

    SPBU Batu 4 Belum Beroperasi, Apakah Ada Konflik Internal?

    Pertalite Rp 20.000 Perliter dan Langka, Masyarakat Pertanyakan Solusi  

    Pertalite Rp 20.000 Perliter dan Langka, Masyarakat Pertanyakan Solusi  

    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
SumatraTimes
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Akurasi Rendah, Spanyol Kembalikan Alat Rapid Test Buatan China

29 Maret 2020
in Berita Utama, Infotorial

Rapid test buatan China tak akurat

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SumatraTimes.co.id – Pemerintah Spanyol telah menarik 9.000 kit pengujian virus Corona buatan Tiongkok, setelah diketahui bahwa alat tersebut memiliki tingkat deteksi akurat hanya 30 persen.

Seperti negara lain yang berjuang untuk mendiagnosis dan mengobati virus, Spanyol telah mencari peralatan pengujian cepat dan persediaan yang sangat dibutuhkan ke China.

Spanyol mengumumkan minggu ini, mereka akan menghabiskan € 432 juta (£ 390 juta) atau sekitar Rp68,87 miliar untuk alat tes, masker, sarung tangan dan peralatan pelindung pribadi lainnya.

Dalam sebuah pernyataan pada Kamis, Kementerian Kesehatan Spanyol mengatakan akan mengembalikan kit, tetapi menekankan bahwa mereka tidak beli langsung dari produsen China. Namun dari perusahaan pemasok di Spanyol yang telah membelinya di China dan telah menyediakan dokumen yang diperlukan.

“Tes pertama pada kit pengujian cepat dilakukan secara bersamaan oleh sebuah rumah sakit di Madrid dan Carlos III Health Institute, dan segera setelah ditemukan sensitivitas rendah, mereka ditarik,” kata kementerian dilansir Guardian.

“Pemasok telah dihubungi dan alat tes pengganti akan diberikan,” ujar kementerian.

Sertifikat yang dibagikan oleh kementerian, termasuk deklarasi kesesuaian Uni Eropa (UE) untuk produk, menurut dokumentasi, dibuat oleh Shenzen Bioeasy Biotechnology Company Limited di Provinsi Guandong.

“Spanyol mengikuti peraturan UE, yang berarti bahwa jika suatu produk disertifikasi untuk memenuhi standar Eropa, itu dapat dibeli dan dijual di seluruh wilayah persatuan,” kata pernyataan itu.

Sementara itu, dikutip dari South China Morning Post, perusahaan biotek China yang membuat rapid test kit Covid-19 yang ditemukan oleh lembaga penelitian Spanyol tidak cukup akurat, mengatakan akan menggantikan semua pesanan yang dikirim ke Spanyol.

Dalam sebuah pernyataan yang ditujukan kepada Kementerian Kesehatan Spanyol pada Jumat, Shenzhen Bioeasy Biotechnology mengatakan akan mengirim alat baru untuk memastikan “pasien mendapatkan diagnostik terbaik” dan “memastikan sensitivitas dan spesifisitas alat uji”.

Perusahaan menambahkan, “Karena ini adalah alat tes cepat, mengikuti protokol sangat penting.”

Soal itu mengemuka setelah lembaga penelitian terkemuka di Spanyol, Spanish Society of Infectious Diseases and Clinical Microbiology, mem-posting di situsnya bahwa mereka juga menemukan alat usap hidung eksport yang dikembangkan oleh perusahaan China memiliki tingkat akurasi kurang dari 30 persen.***

Editor: amran

ShareTweetSend
SumatraTimes

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.