Home » Berita Utama » Sambut Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Wabup Rohil: Jam 15.00 Wib Nanti Kami Bersama-sama Melihat Lokasi Bakal Dibangun Lapas

Sambut Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Wabup Rohil: Jam 15.00 Wib Nanti Kami Bersama-sama Melihat Lokasi Bakal Dibangun Lapas

BAGANSIAPIAPI, sumatratimes.co.id – Wakil bupati Rokan Hilir (Rohil) Drs H.Jamiludin menerima rombongan kanwil kementerian hukum dan HAM provinsi Riau di mess pemda gedung Datuk Batu Hampar Jalan Perwira Bagansiapiapi, Jumat (03/07/2020). Kehadiran rombongan kepala kanwil kemenkumham Riau ini terkait bakal dibangun lembaga pemasyarakatan di Kabupaten Rokan Hilir. Hadir saat itu Asisten Pemkab Rohil Ferry H.Parya. Sedangkan rombongan kanwil kemenkumham diantaranya kepala kantor wilayah kementerian hukum dan Ham Riau Ibnu Chuldun,Bc.I.P,SH,M.Si, kepala devisi  pemasyarakatan Maulidi Hilal,SH,M.Si, kepala devisi pelayanan hukum dan ham Siti Cholistyaningsih,SH,MH, Kalapas kelas II A Bagansiapiapi Wachid Wibowo, kepala kantor imigrasi kelas II TPI Bagansiapiapi Agus Susdamajanto dan kepala BPN Rohil Rocky Soenoko.

“Tadi pagi rombongan melihat lapas Bagansiapiapi. Mungkin jam 15.00 wib kami nanti bersama-sama melihat lokasi yang bakal dibangun lapas,”kata Jamiludin.

Dia menjelaskan bahwa rencananya pada tahun 2021 lapas akan dibangun di lokasi Ujung Tanjung. Semula memang bakal dibangun di Bagansiapiapi tetapi karena kondisi lahan berawa-rawa yang tentunya memerlukan penimbunan bakanya Menteri Hukum dan Ham Yasona Laoly meyarankan agar di berikan tanah yang dataran lebih tinggi. Oleh sebab itu dari pemerintah daerah Rohil mempersiapkannya. Untuk mempersiapkan segala administrasinya maka pemkab Rohil menyurati pihak BPN untuk surat-surat tanahnya.

“Alhamdulillah surat sudah dibuat. Tadi penyerahan surat tanah seluas 10 hektar untuk pembangunan lapas di Kabupaten Rokan Hilir,”pungkasnya wabup.

Belum lama ini bupati Rohil H.Suyatno sudah berkunjung ke kantor kanwil kemenkumham Riau. Dia berharap Lembaga pemasyarakatan yang bakal di Bangun di lahan seluas 10 hektar di Ujung Tanjung menjadi fasilitas yang baik untuk pembinaan warga binaan. Tentunya dengan ada fasilitas olahraga, perkebunan, perbengkelan dan lainnya sesuai kebutuhan dan spesifikasi lembaga pemasyarakatan.

Sedangkan bekas lokasi lapas yang berada di Bagansiapiapi akan digunakan untuk pengembangan RSUD Dr RM Pratomo Bagansiapiapi. (gun)

x

Check Also

Cegah Resesi Ekonomi, Pemerintah Lakukan 5 Langkah Extraordinary

SumatraTimes.co.id – Pemerintah bersiap mengambil sejumlah langkah luar biasa atau extraordinary untuk mencegah perekonomian masuk ...