• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri
Jumat, Maret 6, 2026
SumatraTimes
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Kabar Sumatera
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan

    Kejari Rohil Berhasil Eksekusi Terpidana Penganiayaan Yusril Iskandar Bin Darwis 

    BUMDes Kepenghuluan Serusa Budi Daya 500 Ekor Bebek Petelur 

    BUMDes Kepenghuluan Serusa Budi Daya 500 Ekor Bebek Petelur 

    Sekretaris Disdikbud Rohil Riwansyah Sidak SDN 002 Raja Bejamu

    Sekretaris Disdikbud Rohil Riwansyah Sidak SDN 002 Raja Bejamu

    Pj. Penghulu Darussalam Syafri Laksanakan Safari Ramadhan di Musholla Al-Falah

    Pj. Penghulu Darussalam Syafri Laksanakan Safari Ramadhan di Musholla Al-Falah

    Penghulu Teluk Nilap Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Rohil

    Penghulu Teluk Nilap Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Rohil

    Tarawih Pertama Bulan Suci Ramadhan, Penghulu Sinaboi Rafika Berikan Tausiah

    Tarawih Pertama Bulan Suci Ramadhan, Penghulu Sinaboi Rafika Berikan Tausiah

    PemKep Darussalam Sambut Bulan Suci Ramadhan dengan Menyantuni Anak Yatim dan Lansia

    PemKep Darussalam Sambut Bulan Suci Ramadhan dengan Menyantuni Anak Yatim dan Lansia

    Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi Adakan Silaturahmi dan Doa Bersama

    Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi Adakan Silaturahmi dan Doa Bersama

    Kapolres Rokan Hilir Cek Harga Sembako Pasar Ujung Tanjung

    Kapolres Rokan Hilir Cek Harga Sembako Pasar Ujung Tanjung

  • Sosial
  • Politik/Parlemen
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Kabar Sumatera
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan

    Kejari Rohil Berhasil Eksekusi Terpidana Penganiayaan Yusril Iskandar Bin Darwis 

    BUMDes Kepenghuluan Serusa Budi Daya 500 Ekor Bebek Petelur 

    BUMDes Kepenghuluan Serusa Budi Daya 500 Ekor Bebek Petelur 

    Sekretaris Disdikbud Rohil Riwansyah Sidak SDN 002 Raja Bejamu

    Sekretaris Disdikbud Rohil Riwansyah Sidak SDN 002 Raja Bejamu

    Pj. Penghulu Darussalam Syafri Laksanakan Safari Ramadhan di Musholla Al-Falah

    Pj. Penghulu Darussalam Syafri Laksanakan Safari Ramadhan di Musholla Al-Falah

    Penghulu Teluk Nilap Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Rohil

    Penghulu Teluk Nilap Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Rohil

    Tarawih Pertama Bulan Suci Ramadhan, Penghulu Sinaboi Rafika Berikan Tausiah

    Tarawih Pertama Bulan Suci Ramadhan, Penghulu Sinaboi Rafika Berikan Tausiah

    PemKep Darussalam Sambut Bulan Suci Ramadhan dengan Menyantuni Anak Yatim dan Lansia

    PemKep Darussalam Sambut Bulan Suci Ramadhan dengan Menyantuni Anak Yatim dan Lansia

    Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi Adakan Silaturahmi dan Doa Bersama

    Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi Adakan Silaturahmi dan Doa Bersama

    Kapolres Rokan Hilir Cek Harga Sembako Pasar Ujung Tanjung

    Kapolres Rokan Hilir Cek Harga Sembako Pasar Ujung Tanjung

  • Sosial
  • Politik/Parlemen
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
SumatraTimes
No Result
View All Result
Home Sosial

Ketemu Wanita Cantik Saat Mau Kencing, Ketut Tiba-Tiba Sudah di Atas Pohon

5 Juli 2020
in Sosial

Ketut Arya dievakuasi dari atas pohon.foto lombokpost

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SumatraTimes.co.id – Sejumlah warga Dusun Kuranji, Desa Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) meyakini keberadaan makhluk gaib, apalagi setelah kejadian yang dialami Ketut Arya alias Sinchan, yang pingsan setelah ketemu wanita cantik.

Senin 29 Juni lalu, Shincan disebut-sebut telah diculik mahluk gaib.

“Jam 7.15 (Wita) malam, Ketut Arya beli air aren di kampung sekitar. Setelah itu, dia kencing sebentar. Tiba-tiba dicari penjual air aren, dia sudah tidak ada,” ungkap Kepala Dusun Kuranji Nyoman Kantun, seperti dikutip dari laman Lombok Post, Sabtu (4/7).

Setelah dicari hampir sejam, Shincan tak kunjung ditemukan. Sementara kendaraannya dan air aren yang dibelinya, masih di tempat semula. Ini membuat pedagang air aren panik dan melaporkan ke masyarakat. Setelah dicari ke beberapa rumah, Shincan tak juga ditemukan.

Akhirnya mereka sepakat untuk mencarinya menggunakan alat gamelan atau yang biasa dikenal dengan istilah Beleganjur. Ini adalah metode untuk mencari orang yang diyakini hilang diculik jin atau mahluk astral (mahluk gaib).

“Karena orang hilang disembunyikan mahluk astral ini sudah sering terjadi di Kuranji. Bahkan anak saya saat berusia tujuh tahun juga pernah hilang seperti ini,” beber Kadus Kuranji, Nyoman Kantun.

Sambil menabuh gamelan, Kadus beserta ratusan warga berteriak mencari Ketut Arya. Namun tak ada respons sama sekali. Warga mencarinya ke semua sudut kampung, sawah, hingga kebun sekitar dusun. “Hampir tiga jam dicari,” tuturnya.

Setelah sampai di kebun pohon aren, kejadian aneh terjadi. Tangga yang terbuat dari bambu tiba-tiba jatuh dari pohon. Ini membuat warga curiga. Akhirnya warga yang membawa senter beramai-ramai mengarahkan lampu senter ke arah pohon aren yang diperkirakan memiliki tinggi delapan meter tersebut.

Dengan kondisi saat itu cukup gelap, di atas pohon aren ditemukan tubuh manusia menggunakan baju kuning yang dipercaya sebagi ciri-ciri Sinchan. Warga akhirnya bergegas mengambil empat buah tangga untuk menurunkan pria 20 tahun tersebut. Saat di atas pohon, Ketut Arya alias Sinchan ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri.

Tubuhnya duduk di pohon aren dalam kondisi yang sangat aneh.

“Kondisinya duduk di pelepah pohon aren. Kalau orang normal duduk seperti itu harusnya dia jatuh,” tutur Kadus.

Namun, tidak dengan Ketut Arya, ia tetap bertahan di atas pohon aren dengan kondisi tak sadarkan diri. Akhirnya proses evakuasi cukup alot hingga hampir setengah jam.

“Baru berhasil diturunkan pelan-pelan. Setelah turun, Ketut Arya tak sadarkan diri beberapa jam,” timpal pamannya Tarbe.

“Saya juga awalnya tidak percaya dia hilang (disembunyikan mahluk astral), karena dia ini kan sudah dewasa,” bebernya.

Ketut Arya sendiri kepada Lombok Post mengaku tak tahu apa-apa. Ia tak sadar dirinya hilang dan dicari masyarakat menggunakan alat tabuh gamelan.

“Saya enggak sadar saat saya mau kencing. Tiba-tiba ada wanita yang wajahnya enggak kelihatan hadap belakang,” tuturnya.

Setelah melihat perempuan yang menurutnya cantik tersebut, ia memegang tangannya dan seketika tubuhnya tak bisa digerakkan. Setelah itu ia tak ingat apa-apa. Termasuk ketika ia berada di atas pohon, dia mengaku sudah tak sadar. Setelah kejadian ini, ia hanya merasa sempat pegal-pegal di bagian tubuhnya.

“Memang beberapa hari sebelum kejadian itu, seingat saya, sering melamun,” tuturnya.***

Sumber: JPNN.com
Editor: amran

ShareTweetSend
SumatraTimes

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Kabar Sumatera
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
  • Sosial
  • Politik/Parlemen
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.