Home » Berita Utama » Belum Mandi Wajib Benarkah Tidak Boleh Makan dan Minum ?  
Ketgam : Ustadz Prof DR Abdul Somad (Internet)

Belum Mandi Wajib Benarkah Tidak Boleh Makan dan Minum ?  

 

Sumatratimes.co.id – Makan dan minum adalah kebutuhan pokok bagi setiap makhluk hidup khususnya manusia.

Biasanya dilakukan ketika tubuh sedang membutuhkan asupan energi atau saat merasa lapar dan haus.

Namun ada anggapan yang menyebutkan bahwa seseorang tidak boleh makan dan minum setelah berhubungan badan ( Junub), sebelum mandi wajib. Benarkah seperti itu?

Ustadz Abdul Somad menjawab pertanyaan dari jamaah tersebut tentang diperbolehkan atau tidaknya makan dan minum sebelum mandi wajib atau dalam keadaan berhadats besar sehabis berhubungan badan dan belum mandi wajib.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa seseorang boleh makan dan minum setelah berhubungan badan serta belum mandi wajib.

Namun jika belum mandi wajib, hendaknya mengambil wudhu dahulu sebelum makan dan minum. Jika sudah mandi wajib, maka tak perlu lagi berwudhu saat akan makan dan minum.

Hal tersebut sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW pernah tidak langsung mandi wajib setelah berhubungan badan dengan istrinya. Namun beliau mengambil wudhu terlebih dahulu sebelum makan dan minum.

“Kalau selesai berhubungan intim bolehkah kita makan minum sebelum mandi junub? Boleh, berwudhu dulu. Berwudhu. Apa dalilnya? Nabi SAW adakalanya dia langsung mandi, ada kalanya tidak dan dia berwudhu,” ucap Ustadz Abdul Somad, dikutip PortalJember.com dari unggahan kanal YouTube WOW TV pada 16 November 2017.

Sejatinya hal yang dilarang untuk dilakukan ketika berhadats besar bukanlah makan dan minum.

“Tidak ada larangan makan minum. Larangan orang yang berhadats besar itu adalah masuk mesjid, megang Qur’an, baca Qur’an, sholat, puasa, thawaf. Begitu dalam kitab ‘Al Fiqhul Islami wa Adillatuhu’ Syekh Wahbah Zuhaili. Adapun makan minum, maka tak apa,” ungkap Ustadz Abdul Somad.

Ustadz Abdul Somad menyebutkan bahwa larangan untuk makan atau minum setelah berhubungan badan dan belum mandi wajib adalah sejatinya boleh, ia termasuk adab atau sopan santun dan tata krama. Sehingga bukan termasuk fiqih atau hukum Islam.

Oleh karena itu, mungkin ada ustadz lain yang melarang makan dan minum sebelum mandi wajib untuk melaksanakan adab.

“Kalau ada ustadz melarang jangan makan, jangan minum, itu adab. Bedakan antara fiqih dengan adab,” sebut Ustadz Abdul Somad.***

x

Check Also

Sumadi Warga Siarang – Arang Pujud Meninggal di Sengat Listrik