Home » Berita Utama » Aktivis Larshen Yunus Ajak Semua Orang Bantu Kamaruddin Pengidap Penyakit Batu Empedu

Aktivis Larshen Yunus Ajak Semua Orang Bantu Kamaruddin Pengidap Penyakit Batu Empedu

 

PEKANBARU – Bertempat di Kolam Pancing milik Aktivis Larshen Yunus, Minggu (12/12/2021) kembali terima aduan terkait adanya masyarakat yang sedang membutuhkan pertolongan.

Adalah Kamaruddin alias Pakcik Mamalindo warga Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak yang saat ini terbaring di Rumah Sakit Awal Bros, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. Kamaruddin alias Pakcik diketahui mengidap penyakit Batu Empedu.

“Saat ini Pakcik Mamalindo sedang menjalani proses Operasi Batu Empedu. Kiranya kita semua, masyarakat Riau, wabbil khusus para Dermawan yang berasal dari Kabupaten Siak supaya berkenan memberikan perhatian, dukungan sekaligus bantuan terkait biaya operasi tersebut. Sebagai insan yang beragama, sudah semestinya kita saling Tolong Menolong” ungkap Aktivis Larshen Yunus.

Kamaruddin alias Pakcik Mamalindo warga Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak yang saat ini terbaring di Rumah Sakit Awal Bros,

Alumni Sekolah Vokasi Mediator Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu juga sampaikan, bahwa terhadap siapa saja yang terbuka hatinya untuk memberikan bantuan, langsung besuk Pakcik Mamalindo ke Rumah Sakit Awal Bros, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, persisnya di Lantai 5, Kamar nomor 512.

“Ayo bersama-sama, kita tunjukkan budaya ketimuran, yang saling Tolong Menolong antar sesama. Camkan dalam hatimu! bahwa memberi bukan harus memiliki dan berbuat kebaikan itu tak ada ruginya. Bantu dan Jenguk Pakcik Mamalindo!” ajak Aktivis Larshen Yunus.

Hingga berita ini dimuat, Aktivis yang dikenal Pro terhadap kepentingan masyarakat miskin itu lagi-lagi menegaskan, bahwa pihaknya tetap sama, yakni konsisten menghadirkan keadilan, ikhtiar memperbaiki negeri. (rls/Ly)

x

Check Also

Inisial S di duga memonopoli Proyek Pamsimas Perkim Rohil, Benarkah?

Sumatratimes.co.id – Pekerjaan pembangunan pamsimas dana DAK di lingkungan kabupaten Rokan hilir di duga dimonopoli ...