• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri
Rabu, Maret 4, 2026
SumatraTimes
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Kabar Sumatera
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan

    Kejari Rohil Berhasil Eksekusi Terpidana Penganiayaan Yusril Iskandar Bin Darwis 

    BUMDes Kepenghuluan Serusa Budi Daya 500 Ekor Bebek Petelur 

    BUMDes Kepenghuluan Serusa Budi Daya 500 Ekor Bebek Petelur 

    Sekretaris Disdikbud Rohil Riwansyah Sidak SDN 002 Raja Bejamu

    Sekretaris Disdikbud Rohil Riwansyah Sidak SDN 002 Raja Bejamu

    Pj. Penghulu Darussalam Syafri Laksanakan Safari Ramadhan di Musholla Al-Falah

    Pj. Penghulu Darussalam Syafri Laksanakan Safari Ramadhan di Musholla Al-Falah

    Penghulu Teluk Nilap Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Rohil

    Penghulu Teluk Nilap Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Rohil

    Tarawih Pertama Bulan Suci Ramadhan, Penghulu Sinaboi Rafika Berikan Tausiah

    Tarawih Pertama Bulan Suci Ramadhan, Penghulu Sinaboi Rafika Berikan Tausiah

    PemKep Darussalam Sambut Bulan Suci Ramadhan dengan Menyantuni Anak Yatim dan Lansia

    PemKep Darussalam Sambut Bulan Suci Ramadhan dengan Menyantuni Anak Yatim dan Lansia

    Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi Adakan Silaturahmi dan Doa Bersama

    Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi Adakan Silaturahmi dan Doa Bersama

    Kapolres Rokan Hilir Cek Harga Sembako Pasar Ujung Tanjung

    Kapolres Rokan Hilir Cek Harga Sembako Pasar Ujung Tanjung

  • Sosial
  • Politik/Parlemen
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Kabar Sumatera
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan

    Kejari Rohil Berhasil Eksekusi Terpidana Penganiayaan Yusril Iskandar Bin Darwis 

    BUMDes Kepenghuluan Serusa Budi Daya 500 Ekor Bebek Petelur 

    BUMDes Kepenghuluan Serusa Budi Daya 500 Ekor Bebek Petelur 

    Sekretaris Disdikbud Rohil Riwansyah Sidak SDN 002 Raja Bejamu

    Sekretaris Disdikbud Rohil Riwansyah Sidak SDN 002 Raja Bejamu

    Pj. Penghulu Darussalam Syafri Laksanakan Safari Ramadhan di Musholla Al-Falah

    Pj. Penghulu Darussalam Syafri Laksanakan Safari Ramadhan di Musholla Al-Falah

    Penghulu Teluk Nilap Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Rohil

    Penghulu Teluk Nilap Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Rohil

    Tarawih Pertama Bulan Suci Ramadhan, Penghulu Sinaboi Rafika Berikan Tausiah

    Tarawih Pertama Bulan Suci Ramadhan, Penghulu Sinaboi Rafika Berikan Tausiah

    PemKep Darussalam Sambut Bulan Suci Ramadhan dengan Menyantuni Anak Yatim dan Lansia

    PemKep Darussalam Sambut Bulan Suci Ramadhan dengan Menyantuni Anak Yatim dan Lansia

    Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi Adakan Silaturahmi dan Doa Bersama

    Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi Adakan Silaturahmi dan Doa Bersama

    Kapolres Rokan Hilir Cek Harga Sembako Pasar Ujung Tanjung

    Kapolres Rokan Hilir Cek Harga Sembako Pasar Ujung Tanjung

  • Sosial
  • Politik/Parlemen
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
SumatraTimes
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Satgas PKH Jalan Ditempat, 924 Hektar Kebun Sawit Milik Berlin di Sungai Daun Tidak Ditindak

6 Juli 2025
in Berita Utama, Fokus Rohil, Hukum Kriminal, Sosial
Satgas PKH Jalan Ditempat, 924 Hektar Kebun Sawit Milik Berlin di Sungai Daun Tidak Ditindak

f: istimewa

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Rokan Hilir – Sorotan tajam kembali tertuju pada kasus alih fungsi kawasan hutan di wilayah Kepenghuluan Sungai Daun, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Kali ini, perhatian publik tertuju pada lahan perkebunan kelapa sawit seluas kurang lebih 924 hektare yang diduga kuat berada dalam kawasan hutan dan dimiliki oleh Berlin, saudara dari Binsar Sianipar—pemilik awal lahan yang dikelola melalui Binsar Sianipar Group.

Lahan tersebut kini dikelola penuh oleh Berlin, yang disebut-sebut telah mengambil alih operasional perkebunan dari tangan saudaranya. Namun, persoalan legalitas keberadaan kebun sawit tersebut mencuat, mengingat area yang digunakan termasuk dalam kategori kawasan hutan yang seharusnya dilindungi dan tidak diperbolehkan dialihfungsikan secara sembarangan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya menjaga kawasan hutan sebagai bagian dari kebijakan lingkungan nasional. Untuk itu, Presiden telah membentuk Satuan Tugas Penataan Kawasan Hutan (Satgas PKH) guna menindak tegas aktivitas ilegal yang merusak kawasan hutan, termasuk konversi hutan menjadi lahan sawit tanpa izin resmi.

Namun ironisnya, meskipun kebun sawit milik Berlin telah berkali-kali disuarakan oleh mahasiswa dan aktivis melalui laporan resmi maupun aksi demonstrasi, hingga saat ini Satgas PKH Riau belum menunjukkan langkah konkret di lapangan. Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius: Ada apa dengan Satgas PKH?

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Berlin memiliki kedekatan dengan salah satu anggota Satgas PKH saat ini. Meski belum ada bukti otentik yang menguatkan dugaan tersebut, namun ketidakaktifan Satgas PKH dalam menindak kebun Berlin di Sungai Daun semakin menambah kecurigaan publik.

Ketua Garmasi (Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi Indonesia) mengatakan, bahwa sudah puluhan kali laporan resmi ia sampaikan dan puluhan kali ia melakukan aksi demontrasi terkait lahan Berlin ini, namun tidak ada tanggapan serius dari aparat penegak Hukum dalam hal ini Satgas PKH.

“kami mendesak Satgas PKH untuk menindak tegas perkebunan sawit 924 hektare milik Berlin di Sungai daun”. tegasnya

“apakah Berlin ini kuat, dekat, sehingga Satgas PKH ini jalan ditempat”. tandasnya

Selain aspek legalitas, publik juga mempertanyakan kontribusi kebun sawit seluas 924 hektare tersebut terhadap masyarakat setempat dan pendapatan asli daerah. Tidak ada transparansi, tidak ada dampak sosial positif yang jelas, dan tidak ada kontribusi nyata terhadap pembangunan lokal.

Dengan maraknya kasus penguasaan lahan di kawasan hutan oleh korporasi atau individu berpengaruh, desakan agar Satgas PKH bertindak tegas dan transparan semakin menguat. Bila Satgas PKH tetap bungkam, bukan tidak mungkin kepercayaan publik terhadap komitmen Presiden dalam menjaga hutan akan tergerus. (Oki)

25
4
ShareTweetSend
SumatraTimes

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Kabar Sumatera
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
  • Sosial
  • Politik/Parlemen
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.