Rokan Hilir- Tim gabungan TNI-Polri bersama MPA dan mitra perusahaan terus berjibaku mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polsek Sinaboi, Polres Rokan Hilir. Minggu (09/08/2026)
Aksi pengendalian Karhutla yang dilakukan oleh sebanyak 49 personel gabungan di mulai sejak pukul 08.00 Wib pagi ini untuk melakukan pendinginan di atas lahan gambut seluas sekitar 5 hektare di Jalan Sepakat RT 22, Kepenghuluan Raja Bejamu, Kecamatan Sinaboi.
Petugas tanggap darurat ini yang melibatkan BKO Polres Rohil, Brimob, personel Polsek Sinaboi, TNI AD, masyarakat peduli api (MPA), serta tim dari PT Diamond Raya Timber. di lapangan menyisir 11 titik koordinat dengan mengerahkan 6 unit mesin pemadam, puluhan gulung selang, hingga 1 unit alat berat ekskavator untuk menyekat serta membasahi area semak belukar bekas imasan tersebut.

Dijelaskan oleh Kapolsek Sinaboi, meski kobaran api utama berhasil dipadamkan, kepulan asap tipis masih terlihat meliuk dari balik lapisan gambut yang kering.
Kondisi cuaca yang terik dan embusan angin kencang di lokasi menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan, mengingat titik api pada lahan gambut sangat rentan menyala kembali. Selain itu, keterbatasan sumber air di parit sekitarnya menuntut tim gabungan ekstra waspada dan terus melakukan penyiraman secara intensif. Ujar Kapolsek Sinaboi Iptu Yohanes Untung Sormin, S.H.,.MH kepada wartawan
Himbauan Kapolsek Sinaboi
Menanggapi situasi tersebut, Kapolsek Sinaboi mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan pemilik lahan untuk tidak melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun saat membuka atau membersihkan lahan.
“Kondisi tanah gambut yang kering disertai cuaca panas saat ini sangat rawan. Percikan api kecil bisa dengan cepat memicu kebakaran luas yang sulit dikendalikan. Kami mengingatkan tegas bahwa membakar lahan adalah tindak pidana yang memiliki konsekuensi hukum berat. Mari kita saling jaga lingkungan demi keselamatan dan kesehatan bersama,” tegasnya.
Hingga laporan ini diturunkan, pemilik lahan seluas 5 hektare tersebut masih dalam proses penyelidikan (lidik) oleh pihak kepolisian. Petugas masih terus bersiaga di lokasi guna memastikan tidak ada potensi api yang bangkit kembali, dan situasi secara umum berada dalam keadaan aman serta terkendali. (Iwandi)









