• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri
Jumat, September 25, 2026
SumatraTimes
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    PT SPRH Umumkan 18 Pegawai Terpilih, Dirut Bungkam

    PT SPRH Umumkan 18 Pegawai Terpilih, Dirut Bungkam

    Kelurahan Sinaboi Gelar Sosialisasi Pekat, Pemuda Diingatkan Jauhi Narkoba

    Kelurahan Sinaboi Gelar Sosialisasi Pekat, Pemuda Diingatkan Jauhi Narkoba

    Kelurahan Sinaboi Kota Gelar Sosialisasi Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita

    Kelurahan Sinaboi Kota Gelar Sosialisasi Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita

    Polsek Sinaboi Keliling Sampaikan Himbauan Cegah Karhutla Lewat TOA

    Polsek Sinaboi Keliling Sampaikan Himbauan Cegah Karhutla Lewat TOA

    Polsek Sinaboi dan Warga Hijaukan Sungai Bakau

    Polsek Sinaboi dan Warga Hijaukan Sungai Bakau

    RCSA Soroti Rekrutmen PT SPRH, DPRD Rohil Diminta Gelar RDP

    RCSA Soroti Rekrutmen PT SPRH, DPRD Rohil Diminta Gelar RDP

    Sekaligus Lakukan Imbauan, Polsek Sinaboi Sisir Wilayah Rawan Karhutla

    Sekaligus Lakukan Imbauan, Polsek Sinaboi Sisir Wilayah Rawan Karhutla

    Rekrutmen Karyawan PT SPRH Dipertanyakan, Pensiunan Bicara 

    Rekrutmen Karyawan PT SPRH Dipertanyakan, Pensiunan Bicara 

    Profesionalisme Dipertaruhkan, Tahap Wawancara PT SPRH Bergeser ke Ujung Tanjung

    Profesionalisme Dipertaruhkan, Tahap Wawancara PT SPRH Bergeser ke Ujung Tanjung

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    PT SPRH Umumkan 18 Pegawai Terpilih, Dirut Bungkam

    PT SPRH Umumkan 18 Pegawai Terpilih, Dirut Bungkam

    Kelurahan Sinaboi Gelar Sosialisasi Pekat, Pemuda Diingatkan Jauhi Narkoba

    Kelurahan Sinaboi Gelar Sosialisasi Pekat, Pemuda Diingatkan Jauhi Narkoba

    Kelurahan Sinaboi Kota Gelar Sosialisasi Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita

    Kelurahan Sinaboi Kota Gelar Sosialisasi Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita

    Polsek Sinaboi Keliling Sampaikan Himbauan Cegah Karhutla Lewat TOA

    Polsek Sinaboi Keliling Sampaikan Himbauan Cegah Karhutla Lewat TOA

    Polsek Sinaboi dan Warga Hijaukan Sungai Bakau

    Polsek Sinaboi dan Warga Hijaukan Sungai Bakau

    RCSA Soroti Rekrutmen PT SPRH, DPRD Rohil Diminta Gelar RDP

    RCSA Soroti Rekrutmen PT SPRH, DPRD Rohil Diminta Gelar RDP

    Sekaligus Lakukan Imbauan, Polsek Sinaboi Sisir Wilayah Rawan Karhutla

    Sekaligus Lakukan Imbauan, Polsek Sinaboi Sisir Wilayah Rawan Karhutla

    Rekrutmen Karyawan PT SPRH Dipertanyakan, Pensiunan Bicara 

    Rekrutmen Karyawan PT SPRH Dipertanyakan, Pensiunan Bicara 

    Profesionalisme Dipertaruhkan, Tahap Wawancara PT SPRH Bergeser ke Ujung Tanjung

    Profesionalisme Dipertaruhkan, Tahap Wawancara PT SPRH Bergeser ke Ujung Tanjung

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
SumatraTimes
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Karhutla 30 Hektare di Rohil Diduga Dipicu Rokok, Polres Rohil Naikkan Kasus ke Penyidikan

28 Agustus 2026
in Berita Utama, Fokus Rohil, Hukum Kriminal, Kabar TNI Polri
Karhutla 30 Hektare di Rohil Diduga Dipicu Rokok, Polres Rohil Naikkan Kasus ke Penyidikan

f: Iwandi

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Rokan Hilir- Kepolisian Resor Rokan Hilir mengusut kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membakar sekitar 30 hektare lahan di Kepenghuluan Raja Bejamu, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Kebakaran diduga berawal dari rokok seorang pekerja saat melakukan pengukuran lahan tersebut terjadi pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT), Jalan Sepakat, Dusun II, Kepenghuluan Raja Bejamu.

Dalam keterangan resmi Polres Rohil,  Kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait kepulan asap di lokasi. Bhabinkamtibmas kemudian melakukan pengecekan dan menemukan warga sedang berupaya memadamkan api.

Hasil penyelidikan polisi mengungkap titik awal api diduga berasal dari lahan yang dikuasai MF. Polisi kemudian menemukan fakta bahwa pada 4 Agustus 2026, seorang pekerja berinisial MA bersama dua orang lainnya melakukan pengukuran di lahan tersebut.

“Saat pengukuran, yang bersangkutan diketahui sambil menyalakan dan menghisap rokok. Tiba-tiba muncul kepulan asap dan kobaran api,” demikian hasil penyelidikan polisi.

Api sempat berupaya dipadamkan menggunakan batang dan ranting kayu, namun justru semakin meluas dan merembet ke lahan lainnya. Kebakaran baru berhasil dipadamkan pada 9 Agustus 2026 dengan luas lahan terdampak sekitar 30 hektare.

Polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan, pemeriksaan saksi, serta mengumpulkan barang bukti, termasuk hasil analisis penginderaan jauh citra satelit.

Berdasarkan hasil gelar perkara, kasus tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan dengan MA sebagai pihak yang diduga bertanggung jawab atas kebakaran.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan, peningkatan status perkara tersebut dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan gelar perkara yang menemukan adanya dugaan tindak pidana.

“Polres Rokan Hilir berkomitmen menangani setiap perkara karhutla secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang ada. Peningkatan perkara ke tahap penyidikan dilakukan setelah melalui proses penyelidikan dan gelar perkara,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan karhutla menjadi perhatian serius karena kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.

“Kami mengingatkan seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Jangan menganggap api kecil tidak berbahaya, karena apabila tidak dikendalikan dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujarnya.

Aldi juga mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan hutan dan lahan untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk tidak membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi menjadi sumber api.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada kepolisian atau petugas terkait agar dapat ditangani sedini mungkin,” katanya.

Dalam perkara ini, polisi mengamankan tiga batang kayu bekas terbakar dan satu lembar hasil analisis penginderaan jauh citra satelit.

MA diduga melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 dan/atau Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, berkoordinasi dengan ahli, melengkapi administrasi penyidikan, dan melakukan gelar perkara untuk proses hukum selanjutnya. (Iwandi)

2
ShareTweetSend
SumatraTimes

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.