• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri
Kamis, April 9, 2026
SumatraTimes
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    Kepenghuluan Sungai Nyamuk Pasang Spanduk Peringatan Keras

    Kepenghuluan Sungai Nyamuk Pasang Spanduk Peringatan Keras

    Kajari Rohil Firdaus Pimpin Pelantikan dan Sertijab Dua Pejabat Eselon V

    Kajari Rohil Firdaus Pimpin Pelantikan dan Sertijab Dua Pejabat Eselon V

    Pertemuan dengan Puluhan Insan Pers, Kajari Rohil Sampaikan Pesan Tegas!

    Pertemuan dengan Puluhan Insan Pers, Kajari Rohil Sampaikan Pesan Tegas!

    SPBU Batu 4 Masih Tutup, Gaji Karyawan Belum Dibayar, Solusinya Apa? 

    SPBU Batu 4 Masih Tutup, Gaji Karyawan Belum Dibayar, Solusinya Apa? 

    SPBU Batu 4 Belum Beroperasi, Apakah Ada Konflik Internal?

    SPBU Batu 4 Belum Beroperasi, Apakah Ada Konflik Internal?

    Pertalite Rp 20.000 Perliter dan Langka, Masyarakat Pertanyakan Solusi  

    Pertalite Rp 20.000 Perliter dan Langka, Masyarakat Pertanyakan Solusi  

    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

    Kepenghuluan Raja Bejamu Gelar Musyawarah RKPKep tahun 2026

    Kepenghuluan Raja Bejamu Gelar Musyawarah RKPKep tahun 2026

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    Kepenghuluan Sungai Nyamuk Pasang Spanduk Peringatan Keras

    Kepenghuluan Sungai Nyamuk Pasang Spanduk Peringatan Keras

    Kajari Rohil Firdaus Pimpin Pelantikan dan Sertijab Dua Pejabat Eselon V

    Kajari Rohil Firdaus Pimpin Pelantikan dan Sertijab Dua Pejabat Eselon V

    Pertemuan dengan Puluhan Insan Pers, Kajari Rohil Sampaikan Pesan Tegas!

    Pertemuan dengan Puluhan Insan Pers, Kajari Rohil Sampaikan Pesan Tegas!

    SPBU Batu 4 Masih Tutup, Gaji Karyawan Belum Dibayar, Solusinya Apa? 

    SPBU Batu 4 Masih Tutup, Gaji Karyawan Belum Dibayar, Solusinya Apa? 

    SPBU Batu 4 Belum Beroperasi, Apakah Ada Konflik Internal?

    SPBU Batu 4 Belum Beroperasi, Apakah Ada Konflik Internal?

    Pertalite Rp 20.000 Perliter dan Langka, Masyarakat Pertanyakan Solusi  

    Pertalite Rp 20.000 Perliter dan Langka, Masyarakat Pertanyakan Solusi  

    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

    Kepenghuluan Raja Bejamu Gelar Musyawarah RKPKep tahun 2026

    Kepenghuluan Raja Bejamu Gelar Musyawarah RKPKep tahun 2026

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
SumatraTimes
No Result
View All Result
Home Berita Utama

SANG JUARA CPO PENYUMBANG DEVISA, NASIB MALANG DAN BERULANG

15 Oktober 2018
in Berita Utama, Dumai, Galeri, Infotorial, Politik/Parlemen/DPRD, tokoh/profile
SANG JUARA CPO PENYUMBANG DEVISA, NASIB MALANG DAN BERULANG

Kelapa Sawit Penyumbang Devisa Sebesar Rp.307 Triliun dan Rp. 127 Triliunnya Berasal Dari Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat.

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Rokan Hilir – Negara Indonesia adalah negara Penghasil Crude Palm Oil (CPO) terbesar di dunia dan telah membukukan bahwa minyak kelapa sawit merupakan penghasil Devisa terbesar pada lima tahun terakhir.

Sesuai sejarah, pada 2017, kelapa Sawit menyumbang Devisa sebesar 307 Triliun dan 127 Triliunnya berasal dari Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat.

Namun sangat miris, sang juara penyumbang devisa,nasib malang dan berulang, bahwa keberadaan CPO Indonesia menjadi bulan-bulanan Negara Asing khususnya Negara Importir CPO Indonesia.

Jika Indonesia tidak mampu meyakinkan Negara Importir CPO Indonesia, maka akan berakibat fatal bagi kelangsungan industri kelapa sawit di Indonesia.

Ketua DPW Apkasindo Riau, Gulat ME. Manurung bersama rekan Kerjanya membahas masa depan Petani Kelapa Sawit Indonesia

Ancaman itu merupakan catatan dari Misi Diplomasi Sawit Eropa yang dikirim Oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Kelapa  Sawit Indonesia (DPW. APKASINDO) Riau, Gulat ME. Manurung ke redaksi Sumatratimes. Com. Senin (15/10).

Mengapa separah itu, Gulat melihat dengan jelas bahwa saat ini Negara – negara Importir CPO. Bertubi-tubi melaksanakan kampanye negatif terhadap Industri kelapa sawit Indonesia.

Akibatnya, telah menambah beban pada anggaran negara karena harus keliling Dunia mengcounter issue negatif tersebut, setelah dari Jepang, India, Rusia, Prancis, Pakistan, kini giliran Swiss dan Spanyol yang menjadi tugas delegasi Indonesia melalui Diplomasi Sawit Indonesia.

Nasib baiklah puji Gulat, keberhasilan Diplomasi Sawit Indonesia di Roma yang dipimpin oleh Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan yang sukses melakukan Diplomasi memberikan kelegaan yang cukup signifikan.

Menkopolhukam Luhut Binsar Penjaitan photo bersama Ketua DPW APKASINDO Riau, Gulat ME. Manurung usai membahas Keberhasilan Diplomasi di Roma.

“Bagaimana tidak, setelah Uni Eropa (UE) mengeluarkan keputusan bahwa tahun 2020 Stop Pemakaian CPO diseluruh negara Eropa telah mengacaukan ekonomi kelapa sawit di Indonesia, yang tampak jelas dengan menurunnya ekspor CPO Indonesia ke negara-negara Eropa. Paparnya khawatir kalau tidak segera di atasi oleh Indonesia maka akan memperparah derita petani sawit.

Sekalipun penurunan Eksport CPO ini tidak begitu signifikan sambung Peneliti Fisiologi kelapa Sawit ini, akan tetapi harga TBS ditingkat petani sudah terjun bebas sampai menyentuh level Rp. 600-800/Kg TBS.

Tentu dengan kondisi seperti ini jelasnya sangat membuat kocar-kacirnya Petani Sawit yang faktanya usaha perkebunan kelapa sawit di Indonesia 41,2% di kelola oleh petani swadaya.

Beruntung, keberhasilan Diplomasi Sawit di Roma kemarin sangat di apresiasi oleh seluruh pelaku usaha tani kelapa sawit di Indonesia, dimana Masyarakat UE mau mengundur Stop Penggunaan CPO menjadi tahun 2030.

” Dengan penambahan range 10 tahun ini dirasa cukup buat Indonesia untuk memikirkan bagaimana Indonesia tidak hanya mengeksport CPO saja tetapi harus bekerja keras memproduksi produk turunan dari CPO, sehingga kedepannya CPO bukan merupakan produk utama dari eksport tetapi sudah menjadi produk turunan dari CPO. Tutupnya puas. (R1).

ShareTweetSend
SumatraTimes

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.