Palika- Program Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 di Kepenghuluan Panipahan Laut, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir menjadi solusi bagi masyarakat dalam mendapatkan pembangunan.
Kini, pemerintah Kepenghuluan Panipahan Laut tengah gencar merealisasikan pembangunan fisik berupa jalan sebagai bentuk realisasi pencairan Dana Desa Tahap I Tahun 2025.
Selain pembangunan, pemerintah Kepenghuluan Panipahan Laut juga telah menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat dalam program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada 36 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dalam perbulan, setiap KPM menerima Rp 300.000, pemeirntah Kepenghuluan Panipahan Laut secara langsung menyalurkan BLT DD enam bulan sekaligus terhitung Januari-Juni-2025, setiap KPM menerima Rp 1.800.000 (satu juta delapan ratus ribu rupiah).
Tak hanya sampai disitu, Pemerintah Kepenghuluan Panipahan Laut secara resmi telah membentuk Koperasi merah putih melalui Muskepsus dan melakukan pemilihan ketua Kopdes Merah Putih secara demokrasi. Pemerintah Kepenghuluan berharap, melalui Koperasi Desa Merah Putih dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepenghuluan Panipahan Laut.
Pj Datuk Penghulu Panipahan Laut Azwar Harun A.Ma mengatakan, dalam pencairan Dana Desa Tahap 1 pihaknya merealisasikan dua titik pembangunan fisik berupa jalan semenisasi dan penyaluran BLT DD.
“Semua pembangunan hasil usulan masyarakat, dan penerima BLT DD juga diputuskan melalui Muskepsus,” ujarnya. (30/6/2025)

Lanjut Penghulu, melalui Dana Desa ini pemerintah Kepenghuluan Panipahan Laut dapat meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan di desa.
“ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan, mengentaskan kemiskinan, dan meningkatkan perekonomian desa,” ujarnya.
Meskipun begitu kata Penghulu lagi, pengelolaan Dana Desa juga menghadapi tantangan seperti ketergantungan pada pemerintah pusat dan potensi .
“Program Dana Desa ini sudah terbukti dapat kita gunakan untuk membangun berbagai infrastruktur dasar di desa, seperti jalan, jembatan, irigasi, dan fasilitas umum lainnya. Hal ini tentu saja meningkatkan konektivitas desa dan mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan,” akunya.
Menurut Penghulu, kehadiran dana desa yang setiap tahun disalurkan pemerintah pusat sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama mengejar berbagi ketertinggalan pembangunan.

“Selain berdampak positif dalam pembangunan, Dana Desa juga dapat digunakan untuk berbagai program pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan, pengembangan usaha mikro, dan peningkatan kapasitas aparatur desa, kita berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dan mengurangi angka kemiskinan,” pungkasnya (Galeri photo desa Rohil Membangun)









