Rokan Hilir- Guna mengantisipasi ancaman abrasi dan menjaga kelestarian ekosistem pesisir, Polsek Sinaboi bersama aparatur pemerintahan dan organisasi lingkungan hidup melaksanakan koordinasi teknis serta melakukan peninjauan lapangan di kawasan Pesisir Pantai Sinaboi, Kelurahan Sinaboi Kota, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Senin (18/5/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah awal krusial dalam persiapan program restorasi lingkungan bertajuk “Mangrove Fest” Kecamatan Sinaboi, yang direncanakan akan menggelar aksi penanaman massal pada Sabtu, 30 Mei 2026 mendatang.
Kapolres Rokan Hilir melalui Kapolsek Sinaboi, IPTU Irwandy Turnip, S.H., M.H., menyampaikan bahwa peninjauan ini sangat penting untuk memetakan zonasi tanam dan menguji parameter lingkungan. Hal ini dilakukan demi memastikan bibit mangrove yang akan ditanam dapat tumbuh dengan optimal.
“Hari ini kami turun langsung ke lapangan untuk menyelaraskan persepsi antar-instansi. Rencananya, titik utama penanaman mangrove akan dipusatkan di lokasi Bakar Tongkang, Kelurahan Sinaboi Kota,” ujar IPTU Irwandy Turnip seusai kegiatan.
Sinergi Lintas Sektor Demi Kelestarian Pantai dan agenda peninjauan yang dimulai pukul 11.00 Wib ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya pihak :
– Polri: Kapolsek Sinaboi IPTU Irwandy Turnip, S.H., M.H., dan Bhabinkamtibmas Sinaboi AIPDA Parlin Siregar.
– Pemerintah Setempat: Datuk Penghulu Sinaboi Rafika, Lurah Sinaboi Kota Semi, S.Pd., M.M., serta staf Kepenghuluan dan Kelurahan.
– Organisasi Lingkungan: Ketua Persatuan Hijau Riau (PeHR) Kab. Rokan Hilir Fani Pratama, Sekretaris Eka Rahayu Wijaya, Bendahara Adam Rahmansyah, serta Ketua Pelaksana Bahrul Ulum
Selain untuk membangun benteng biologis penahan abrasi dan mereduksi energi gelombang laut, program ini juga ditujukan untuk memulihkan habitat kritis biota laut. Kembalinya ekosistem mangrove diharapkan mampu mendongkrak produktivitas perikanan yang menjadi urat nadi perekonomian nelayan lokal.
Lebih dari sekadar seremonial, gerakan ini dirancang sebagai investasi lingkungan jangka panjang guna menyulap kawasan pesisir Sinaboi menjadi laboratorium alam sekaligus destinasi ekowisata berkelanjutan.
Seluruh rangkaian persiapan dan peninjauan lapangan berakhir pada pukul 12.20 WIB dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Sinergitas yang kuat antara Polri, pemerintah, dan penggiat lingkungan ini diharapkan menjadi modal utama suksesnya agenda “Mangrove Fest” 2026 di Kabupaten Rokan Hilir. (Iwandi)









