Sinaboi- Jajaran Polsek Sinaboi terus menunjukkan komitmen nyata dalam menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan pangan nasional.
Hal ini dibuktikan dengan melakukan pengecekan rutin tanaman jagung pipil di lahan binaan yang berlokasi di jalan Kampung Aman, Kepenghuluan Sungai Bakau, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Kep. Sungai Bakau, Aipda Ranjo Nainggolan, bersama Bhabinkamtibmas Kep. Sungai Nyamuk, Briptu Satrio turun langsung ke lapangan mendampingi Paruntungan Siregar, salah satu anggota kelompok tani binaan Polsek Sinaboi.
Progres Positif di Lahan Gambut
Dalam keterangannya, Anggota Kelomok Tani Paruntungan Siregar menyampaikan bahwa di atas lahan gambut seluas kurang lebih 2 hektar, tanaman jagung pipil yang menggunakan pola tanam tumpang sari ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Memasuki usia tanam ke-60 hari, ketinggian batang jagung kini terpantau bervariasi antara 30 cm hingga 1 meter.
Pengawasan ini sambungnya bertujuan untuk memastikan proses pemupukan dan perawatan berjalan maksimal agar target panen dapat tercapai sesuai harapan.
“Kami rutin melakukan monitoring untuk memastikan ketersediaan pangan di wilayah hukum kami terjaga. Ini adalah langkah konkret Polsek Sinaboi dalam mendukung swasembada pangan nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor,” ujar perwakilan pelaksana kegiatan.
Misi Menuju Swasembada Pangan
Ia juga menjelaskan, selain pengecekan fisik, kegiatan ini memiliki misi strategis yang selaras dengan kebijakan pusat, di antaranya:
Kemandirian Pangan: Menjamin ketersediaan dan kestabilan harga pangan yang berkelanjutan di tingkat daerah.
Penguatan Ekonomi: Meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani lokal melalui pendampingan teknis dan keamanan.
Optimasi Lahan: Membuktikan bahwa lahan gambut di wilayah Sinaboi memiliki potensi besar jika dikelola dengan tepat melalui program binaan Polri.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Sinergi antara Polri dan kelompok tani ini diharapkan menjadi role model bagi desa-desa lain di wilayah Kabupaten Rokan Hilir dalam mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan. (Iwandi)









