ROKAN HILIR – Proses Open Recruitment karyawan PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH) Perseroda memasuki tahapan tes setelah sebelumnya pendaftaran dibuka untuk 4 posisi manager dan 14 posisi staf. Pendaftaran disebut ditutup pada 14 September 2026 pukul 15.00 WIB.
Tahapan seleksi kemudian berlanjut pada 16 hingga 17 September 2026. Ratusan peserta yang dinyatakan mengikuti tahapan tes menjalani ujian di Hotel Armarosa, Bagansiapiapi, dengan melibatkan pihak ketiga, Mutual, sebagai pelaksana.
Informasi mengenai jumlah peserta dan tahapan seleksi tersebut juga diberitakan oleh media lokal, yang menyebut sebanyak 590 orang mendaftar dan 176 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi untuk mengikuti psikotes.

Di tengah berlangsungnya proses seleksi, muncul pula informasi di tengah masyarakat mengenai dugaan adanya nama-nama tertentu yang disebut-sebut akan mengisi sejumlah posisi strategis di tubuh PT SPRH Perseroda.
Dirut SPRH: Proses Seleksi Tetap Berjalan
Direktur Utama PT SPRH Perseroda, Yusril Iskandar, saat dikonfirmasi Kamis malam, menyampaikan bahwa proses seleksi masih berlangsung dan dirinya belum mengetahui kapan hasil akhir akan diumumkan.
Menurut Yusril, pihaknya masih menunggu tahapan seleksi yang dilakukan oleh pelaksana serta koordinasi dengan tim PT SPRH yang mendampingi proses tersebut.
“Masih ada tahapan tes lagi,” ungkap Yusril saat dikonfirmasi mengenai perkembangan proses rekrutmen.
Ketika ditanya mengenai isu bahwa sejumlah nama calon pengisi jabatan, khususnya posisi manager, sudah beredar sebelum hasil seleksi diumumkan, Yusril tidak secara langsung membenarkan maupun membantah informasi tersebut.

“Kalau hal itu silakan saja dicek. Jika mampu melalui tahapan tes bisa jadi, dan kalau tidak mampu pasti tidak jadi. Artinya proses saja berjalan menentukan,” ujar Yusril.
Dugaan Nama Calon Manager Beredar
Sementara itu, redaksi SumatraTimes.co.id memperoleh informasi dari sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengenai dugaan nama yang disebut-sebut akan mengisi sejumlah posisi manager di PT SPRH Perseroda.
Salah satu informasi yang beredar menyebut posisi Manager Umum diduga akan ditempati seseorang berinisial Z.
Sumber tersebut mengklaim bahwa sosok berinisial Z memiliki hubungan keluarga dengan Bupati Rokan Hilir H. Bistamam dan disebut memiliki KTP dari Kabupaten Bengkalis.
Namun, informasi mengenai hubungan keluarga, domisili administrasi maupun kemungkinan pengangkatan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh redaksi.
Selain itu, muncul pula informasi mengenai sosok berinisial NA yang disebut-sebut akan mengisi posisi Manager Bisnis PT SPRH Perseroda.
Sumber yang sama bahkan menyebut adanya dugaan bahwa kedua nama tersebut merupakan “titipan” dari inisial Y dan Inisial K
Klaim tersebut sepenuhnya masih berupa informasi dari sumber dan belum disertai dokumen atau bukti yang dapat diverifikasi redaksi.
Menunggu Hasil Resmi Seleksi
Hingga saat ini, hasil akhir proses Open Recruitment PT SPRH Perseroda belum diumumkan secara resmi. Karena itu, nama-nama yang beredar di tengah masyarakat belum dapat dianggap sebagai peserta yang telah dinyatakan lulus atau ditetapkan menduduki jabatan tertentu.
PT SPRH Perseroda sendiri sebelumnya memang telah menjalankan proses seleksi untuk pengisian sejumlah posisi di perusahaan daerah tersebut. Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir juga tercatat mempublikasikan proses seleksi calon Direksi PT SPRH Perseroda melalui kanal resmi pemerintah daerah.
Dengan masih berlangsungnya tahapan seleksi, publik kini menunggu transparansi hasil akhir rekrutmen. Apakah nama-nama yang beredar tersebut benar-benar masuk dalam daftar peserta yang dinyatakan lulus atau hanya sebatas informasi yang berkembang di tengah masyarakat, akan terlihat setelah hasil resmi diumumkan. (Haes)









