Rokan Hilir – Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, menggelar sosialisasi Sekolah Lansia sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan bahagia di usia senja, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di lokasi sebelah Kantor Penghulu Sinaboi tersebut dihadiri Penghulu Sinaboi Rafika, Kepala Sekolah Lansia Kepenghuluan Sinaboi Nina Siahaan, Kader Pembangunan Manusia (KPM), serta para calon peserta Sekolah Lansia.
Dalam kegiatan itu, Penghulu Sinaboi Rafika menyampaikan bahwa Sekolah Lansia merupakan salah satu upaya untuk memberikan ruang bagi masyarakat lanjut usia agar tetap memperoleh pengetahuan, edukasi kesehatan, pembinaan mental dan spiritual, serta kesempatan untuk berinteraksi sosial.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Lansia diharapkan dapat mendorong para lansia menjalani kehidupan yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera, sekaligus meningkatkan semangat untuk terus belajar dan beraktivitas meskipun telah memasuki usia lanjut.
Sementara itu, Kepala Sekolah Lansia Kepenghuluan Sinaboi, Nina Siahaan, mengajak seluruh peserta untuk mengikuti program tersebut dengan penuh semangat. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta menambah wawasan melalui proses pembelajaran bersama.
Selain memperoleh pengetahuan baru, para peserta juga diharapkan dapat saling berbagi pengalaman, membangun kebersamaan, dan menciptakan lingkungan yang mendukung kehidupan lansia agar tetap aktif serta memiliki rasa percaya diri.
Hingga pelaksanaan sosialisasi tersebut, tercatat sebanyak 30 orang telah mendaftar sebagai peserta Sekolah Lansia Kepenghuluan Sinaboi.
Para peserta juga telah menunjuk Bapak Salim sebagai ketua kelas untuk membantu mengoordinasikan kegiatan dan menjaga kekompakan di antara para siswa.
Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi berharap program ini dapat menjadi langkah nyata dalam membangun kepedulian terhadap masyarakat lanjut usia.
Melalui Sekolah Lansia, para peserta diharapkan tetap memiliki kesempatan untuk belajar, memperluas pergaulan, menjaga kesehatan, dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial di lingkungan masyarakat. (Iwandi)









