• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri
Jumat, April 10, 2026
SumatraTimes
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    Penghulu Supianto Bersama Masyarakat Sungai Bakau Gotong Royong Perbaiki Jalan 

    Penghulu Supianto Bersama Masyarakat Sungai Bakau Gotong Royong Perbaiki Jalan 

    Kepenghuluan Sungai Nyamuk Pasang Spanduk Peringatan Keras

    Kepenghuluan Sungai Nyamuk Pasang Spanduk Peringatan Keras

    Kajari Rohil Firdaus Pimpin Pelantikan dan Sertijab Dua Pejabat Eselon V

    Kajari Rohil Firdaus Pimpin Pelantikan dan Sertijab Dua Pejabat Eselon V

    Pertemuan dengan Puluhan Insan Pers, Kajari Rohil Sampaikan Pesan Tegas!

    Pertemuan dengan Puluhan Insan Pers, Kajari Rohil Sampaikan Pesan Tegas!

    SPBU Batu 4 Masih Tutup, Gaji Karyawan Belum Dibayar, Solusinya Apa? 

    SPBU Batu 4 Masih Tutup, Gaji Karyawan Belum Dibayar, Solusinya Apa? 

    SPBU Batu 4 Belum Beroperasi, Apakah Ada Konflik Internal?

    SPBU Batu 4 Belum Beroperasi, Apakah Ada Konflik Internal?

    Pertalite Rp 20.000 Perliter dan Langka, Masyarakat Pertanyakan Solusi  

    Pertalite Rp 20.000 Perliter dan Langka, Masyarakat Pertanyakan Solusi  

    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    Penghulu Supianto Bersama Masyarakat Sungai Bakau Gotong Royong Perbaiki Jalan 

    Penghulu Supianto Bersama Masyarakat Sungai Bakau Gotong Royong Perbaiki Jalan 

    Kepenghuluan Sungai Nyamuk Pasang Spanduk Peringatan Keras

    Kepenghuluan Sungai Nyamuk Pasang Spanduk Peringatan Keras

    Kajari Rohil Firdaus Pimpin Pelantikan dan Sertijab Dua Pejabat Eselon V

    Kajari Rohil Firdaus Pimpin Pelantikan dan Sertijab Dua Pejabat Eselon V

    Pertemuan dengan Puluhan Insan Pers, Kajari Rohil Sampaikan Pesan Tegas!

    Pertemuan dengan Puluhan Insan Pers, Kajari Rohil Sampaikan Pesan Tegas!

    SPBU Batu 4 Masih Tutup, Gaji Karyawan Belum Dibayar, Solusinya Apa? 

    SPBU Batu 4 Masih Tutup, Gaji Karyawan Belum Dibayar, Solusinya Apa? 

    SPBU Batu 4 Belum Beroperasi, Apakah Ada Konflik Internal?

    SPBU Batu 4 Belum Beroperasi, Apakah Ada Konflik Internal?

    Pertalite Rp 20.000 Perliter dan Langka, Masyarakat Pertanyakan Solusi  

    Pertalite Rp 20.000 Perliter dan Langka, Masyarakat Pertanyakan Solusi  

    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
SumatraTimes
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Petikan Investigasi Reuters Penembakan 10 Pria Islam Rohingya

6 Desember 2019
in Berita Utama, Infotorial

Ten Rohingya Muslim men with their hands bound kneel in Inn Din village September 1, 2017. Picture taken September 1, 2017. (Sepuluh pria Muslim Rohingya mengangkat tangan sambil berlutut di Distrik Inn Din, 1 September 2017. Pada 2 September ke 10 pria Rohinga tersebut di tembak). Handout via REUTERS

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Sumatratimes.com  – Dua wartawan Myanmar,  yang bekerja untuk Reuters, dan Associated Press, melakukan investigasi dan mengungkap pembantaian warga Islam Rohingya, di Negara Bagian Rakhine, Myanmar.

Investigasi tersebut mendapat penghargaan Pulitzer Prize. Berikut beberapa petikan-petikan investigasi Reuters,  yang dikutip dari Tempo.co.

Laporan investigasi media tersebut menyatakan ada 10 orang terbunuh pada 2 September 2018.

Dua orang disiksa hingga tewas, sedangkan sisanya ditembak oleh tentara.

Dalam laporan tersebut, nara sumber warga Rohingya mengatakan tentara telah membakar rumah mereka, memerkosa dan membunuh warga.

Pembantaian diduga dipicu oleh gerilyawan Rohingya yang menyerang pos keamanan pada Agustus 2017.

Dalam tulisan Reuters 9 Februari 2018 tersebut, otoritas Myanmar menyatakan ‘operasi pembersihan’ merupakan respons yang sah terhadap serangan oleh gerilyawan.

Warga muslim Rohingya tinggal di Negara Bagian Rakhine sejak beberapa abad yang lalu, namun kebanyakan orang di Myanmar yang beragama mayoritas budha menganggap mereka sebagai imigran muslim yang tidak diinginkan dari Bangladesh.

Tentara mengacu pada Rohingya sebagai “orang Benggala,” dan kebanyakan tidak memiliki kewarganegaraan.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Myanmar telah membatasi lebih dari 100.000 Rohingya di kamp-kamp dimana mereka memiliki akses terbatas terhadap makanan, obat-obatan dan pendidikan.

Hampir 690.000 Rohingya telah meninggalkan desa mereka dan melintasi perbatasan ke Bangladesh sejak Agustus.

Reuters melakukan wawancara dengan penduduk desa beragama budha yang mengaku membakar rumah Rohingya, mengubur mayat, dan membunuh orang-orang muslim (Islam) . Tentara dan polisi juga memberikan kesaksian dalam investigasi tersebut.

Sejumlah wawancara Reuters dengan penduduk desa budha Rakhine, tentara, polisi, Rohingnya, dan seorang administrator lokal mengungkapkan bahwa polisi telah mengorganisir penduduk budhis di Inn Din. Setidaknya dua desa lainnya membakar rumah Rohingya, kata penduduk desa budha.

“Pembantaian dusun Rohingya Inn Din diturunkan dari rantai komando dari militer,” kata tiga perwira polisi paramiliter dan seorang perwira polisi keempat di sebuah unit intelijen di ibukota Sittwe.

Menurut administrator budhis Inn Din dan salah satu petugas polisi paramiliter, beberapa anggota polisi menjarah kekayaan warga Rohingya, termasuk sapi dan sepeda motor untuk dijual.

Tiga foto diberikan kepada Reuters oleh seorang sesepuh desa budha. Foto tersebut menangkap momen penting, saat pria Rohingya ditahan oleh tentara pada sore hari tanggal 1 September 2017, sampai eksekusi mereka tidak lama setelah pukul 10 pagi pada 2 September 2017.

Polisi Myanmar menangkap dua wartawan kantor berita tersebut, Wa Lone dan Kyaw Soe Oo, pada 12 Desember karena diduga mendapatkan dokumen rahasia yang berkaitan dengan Rakhine.

Juru bicara Myanmar, Zaw Htay mengatakan, “Kami tidak menyangkal tuduhan pelanggaran hak asasi manusia. Dan kami tidak memberikan penyangkalan.” Zaw mengatakan, jika ada bukti yang kuat tentang pelanggaran, pemerintah akan menyelidikinya.

Ketika ditanya soal tentara dan polisi yang mengaku menerima perintah untuk membersihkan dusun Rohingya di Inn Din, Zaw menjawab, “Kami harus memastikan. Kami harus meminta Kementerian Dalam Negeri dan pasukan polisi Myanmar.” (sumber : tempo.co)

Redaksi : amran

ShareTweetSend
SumatraTimes

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.