Bagansiapiapi – Kelangkaan BBM jenis Pertalite dan Solar di Kota Bagansiapiapi Kecamatan Bangko sekitarnya menjadi perbincangan dan perhatian Masyarakat.
Hari ini, hanya satu unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik swasta di jalan Bintang yang beroperasi melayani kebutuhan masyarakat. Sementara SPBU Milik Pemda berlokasi di jalan lintas Kecamatan batu 4 di bawah naungan BUMD PT SPRH Perseroda tidak beraktivitas sama sekali.
Harga eceran BBM jenis Pertalite kita dapati sudah mencapai Rp. 20.000 ribu perliter, SPBU Milik Pemda sudah lama tidak beroperasi, ini sangat menyakiti Masyarakat yang hari ini ekonominya memang sudah kurang baik ungkap Wakil Ketua DPRD Rohil Maston.

Kejadian kelangkaan BBM jenis Pertalite, Solar khususnya di Ibukota Kabupaten Rokan Hilir ini tentunya dapat membuat perekonomian semakin sulit, takutnya menambah rasa ke khawatiran Masyarakat.
Seharusnya kata Maston, Para Direksi PT SPRH Perseroda melalui SPBU tersebut segera hadir dan mengambil tindakan nyata di saat terjadinya Kelangkaan di tengah-tengah masyarakat yang saat ini masih ada menjalani jalinan silaturahmi pada hari lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Kewajiban PT SPRH Perseroda harus mampu memberikan solusi dengan keuangan PI yang mungkin masih ada dengan membuat kebijakan bertemu pihak Pertamina agar SPBU batu 4 ini bisa berjalan, lagian Bupati kan penguasa penuh bersama jajaran Direksi PT SPRH kemudian membuat keputusan tentu bisa, regulasi nya kan ada hingga membuat kebijakan yang lebih cepat, tanya Wakil DPRD Rohil Maston
Dirinya khawatir dan berharap Kelangkaan BBM ini jangan sampai berkelanjutan hingga bisa berdampak sosial hingga jangan berdampak kesejahteraan masyarakat
Harapan kita Kelangkaan BBM ini jangan terjadi pada masyarakat ibukota Kabupaten Rokan Hilir yang sedang menghadapi Lebaran Idul Fitri yang mana sudah menjadi budaya silaturahmi berkunjung dan saling mengunjungi satu sama lain. Jangan seolah- olah ini kita bebankan dipundak masyarakat akan tetapi ini adalah tanggung jawab kita bersama, jelas Maston.
Lebih jauh Maston memandang, situasi geopolitik dunia yang berkembang hari ini kemungkinan besarnya bisa berdampak di daerah. Oleh karena itu Pemda Rohil harus bisa hadir dengan menyikapi langkah strategis apa ? Dengan segala kemungkinan bisa terjadi.
Misalnya yang di khawatirkan terkait harga BBM, ketersedian pangan atau hal – hal lain yang di anggap lebih krusial yang bisa berdampak pada keadaan ekonomi di daerah kita, tutupnya.
Terkait kejadian langkanya BBM jenis Pertalite akibat tidak beroperasi nya SPBU batu 4, media ini mengkonfirmasi Direktur Pengembangan pada PT SPRH Perseroda Yusuf Mudji Sutrisno, apakah solusi dan langkah nyata mengatasinya namun sayang hingga berita ini terbit Petinggi Perusahaan ini tidak mampu memberikan keterangan.
“Nanti aku telepon ya bang” balas Direktur Pengembangan PT SPRH Perseroda.









