Home » Pendidikan » Unpad Gelar Ujian Skripsi Secara Online
Sidang Skripsi secara online Unpad

Unpad Gelar Ujian Skripsi Secara Online

SumatraTimes.co.id – Tak hanya pembelajaran jarak jauh, sejumlah universitas telah melakukan ujian secara daring (online) sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di satuan pendidikan.

Universitas Padjadjaran (Unpad) menjadi salah satu perguruan tinggi negeri yang tidak hanya melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring, namun juga sidang akhir skripsi menggunakan metode daring.

Merangkum laman resmi Unpad, salah satu program studi di Unpad yang sudah melaksanakan sidang skripsi secara daring adalah Sarjana Biologi. Prodi ini berhasil meluluskan satu mahasiswanya melalui sidang daring pada Selasa (31/3/2020).

Menurut dosen Biologi Unpad Budi Irawan MSi, mahasiswa yang berhasil menempuh sidang skripsi secara daring adalah Naufalni Anwar. Mahasiswa dengan judul skripsi “Uji Tuberkulosis terhadap Resistensi Rifampisin dan Obat Antituberkulosis Lainnya dengan Metode Tes Cepat Molekuler dan Mycobacterium Growth Indicator Tube” itu menjadi yang pertama melakukan sidang skripsi secara online.

Sidang skripsi yang dijalani Naufalni menggunakan aplikasi Zoom, ia mempresentasikan skripsi di hadapan para dosen pembimbing. Dosen pembimbing skripsi yang melakukan sidang daring tersebut antara lain Dr Mia Miranti, dan Annisa Ph D. Sementara dosen penguji terdiri dari Dr Teguh Husodo, Drs Tatang S Erawan MIL, dan Dr Ida Indrawati.

Tata tertib seperti sidang konvensional meski dilakukan secara daring, aktivitas sidang tetap mengutamakan tata tertib. Mahasiswa tetap berpakaian rapi dan menggunakan jas almamater saat menjalani sidang.

“Sidang terbagi menjadi 3 sesi untuk menyiasati batasan waktu telekonferensi pada Zoom, yaitu 40 menit,” ujar Budi dalam lama resmi Unpad, Rabu (1/4/2020).

Sesi pertama, lanjut Budi, diisi dengan persiapan dan tanya jawab pembimbing. Sesi dua diisi dengan tanya jawab tim penguji, sedangkan sesi tiga diisi dengan briefing penilaian dan pembacaan yudisium. Setelah melewati semua sesi sidang daring tersebut, Naufalni dinyatakan lulus dengan yudisium “Sangat Memuaskan”.

Direktur Pendidikan dan Internasionalisasi Unpad Mohamad Fahmi MT PhD, mengatakan Unpad memberlakukan aturan pelaksanaan sidang secara daring selama masa perpanjangan status keadaan darurat bencana wabah penyakit Covid-19 yang dikeluarkan Pemerintah.

Namun, teknis pelaksanaan dan penilaian sidang tetap memperhatikan kondisi dosen dan mahasiswa. Keleluasaan ini juga bertujuan untuk menjaga kualitas proses sidang dan ujian. “Hampir semua fakultas menyatakan sidang skripsi berlangsung sesuai jadwal,” kata Fahmi. ***

 

Sumber : Kompas.com

Editor : Amran

x

Check Also

Guru di Indonesia Maunya Gaji Besar, Antikritik, Kualitas Rendah

SumatraTimes.co.id – Selama belasan tahun mutu pendidikan Indonesia stagnan walaupun telah dianggarkan insentif tambahan bagi ...