Bagansiapiapi – Perjalanan cerita atau drama pada masalah PT Energi Sarana Pembangunan Rokan Hilir yang menginvestasikan sebanyak Rp 10 Miliar ke PT. Kando Utama Mandiri semakin terkuak dan menarik perhatian publik.
Rupa- rupanya Direktur Utama PT Energi Sarana Pembangunan Rokan Hilir Fauzi Gunawan (FG) sebelum kejadian kerjasama menginvestasikan uang sebanyak Rp 10 Miliar, dirinya sama sekali tidak mengenali sosok Direktur Utama dari PT Kando Utama Mandiri “Ahmad Farhan” (AF) kelahiran Jakarta itu.
Kapan hal ini terungkap, dan siapakah orang yang telah mengenalkan sosok Direktur Utama dari PT Kando Utama Mandiri “AF” kepada Direktur Utama PT Energi Sarana Pembangunan Rokan Hilir FG?
Menurut Pengakuan Direktur Utama PT Energi FG kepada para Direksi PT SPRH yang baru dilantik kemarin, sebelumnya ia tidak pernah kenal dengan dirinya demi kenal dengan AF selaku Direktur PT Kando UM. Adapun orang yang mengenalkan AF pada saat itu dengan dirinya yaitu dari salah seorang Direksi PT SPRH saat itu.
‘” Ya, dikenalkan oleh Rahmad Hidayat (Eks Plt Direktur Utama PT SPRH) ungkapnya dalam rapat bersama para Direksi PT SPRH. Dalam rapat tersebut, FG juga mengaku dalam pemberian deviden dari perusahaan yang dimaksud tidak lancar alias sudah macet.
Lalu apa sebenarnya dari motif semua ini (investasi Rp 10 Miliar). Benarkah kejadian ini sedari awal memang sudah direncanakan secara sempurna?
Fauzi Gunawan menceritakan dalam forum beberapa waktu yang lalu, kontrak kerjasama MoU dengan PT Kando Utama Mandiri di buat pada tanggal 13 September 2025 (uang masih di blokir di bank Mandiri) kemudian cair lah uang Rp 10 Miliar itu di tanggal 25 September 2025. Pertanyaannya kenapa bisa dana yang di blokir bisa dikeluarkan oleh pihak bank tersebut?
Terkait hal itu, awak media berusaha menghubungi Direktur PT ESPR Fauzi Gunawan seraya mempertanyakan nomor kontak Direktur PT Kando UM “AF”, tetapi tidak direspon.
Dalam pembahasan rapat resmi itu, Nama Rahmad Hidayat selaku Plt Direktur Utama PT SPRH saat itu di sebut-sebut sebagai orang yang telah mengenalkan sosok AF kepada FG.
Selanjutnya awak media melalui pesan Whatsap Selasa (28/4/2026) secara langsung mengkonfirmasi kebenaran informasi yang telah dibocorkan. Apakah benar Rahmad Hidayat telah memperkenalkan Direktur PT Kando UM (AF) kepada Direktur PT ESP Rokan Hilir (FG) padahal perusahaan tersebut baru lahir (diduga PT Kando UM dibuat pada 8 September 2025) namun dinilai sangat mudah mendapatkan kucuran dana sebanyak Rp 10 Miliar dari anak PT SPRH? Namun hingga berita ini terbit yang bersangkutan (Eks Plt Direktur Utama PT SPRH) belum membalas. (Haes)









