Jakarta- Jaksa Agung Burhanuddin didampingi oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan Bambang Sugeng Rukmono, Kepala Biro Kepegawaian Hermon Dekristo, Kepala Pusat Penerangan Hukum Ketut Sumedana, Asisten Umum Jaksa Agung Herry Hermanus Horo, dan Asisten Khusus Jaksa Agung Hendro Dewanto di Menara Kartika menerima kunjungan silaturahmi dari Eka Tjipta Foundation (ETF). Jumat (9/9/2023).
Dalam kunjungan itu, Ketua Umum Eka Tjipta Foundation Hong Tjhin bersama Managing Director Sinarmas Saleh Husin, Direktur Stefanus Najoan, Head of Education Eka Tjipta Foundation Agustina Tutik, dan Bapak Darmono untuk memperingati lahirnya Bapak Eka Tjipta ke -100 tahun.
Hong Tjin selaku Ketua Umum Eka Tjipta Foundation mengatakan kunjungan kerja kali ini untuk menyampaikan nilai-nilai Pantang Menyerah yang dibangun oleh Eka Tjipta Foundation melalui usaha Sinar Mas Group yaitu disiplin, keberanian, keuletan, kejujuran dan motivasi bagi pelaku usaha kecil di Indonesia.

“Selama ini, kita juga sudah menjadi mitra kejaksaan sejak tahun 2014 dan sudah ratusan alumni beasiswa dari ETF diberikan kepada Kejaksaan, bahkan 140 masih aktif mendapatkan beasiswa dengan status masih mahasiswa program S2 dan S3.
Untuk tahun ini, kita siapkan penambahan 40 penerima beasiswa, dan harapannya kedepan bisa berperan lebih aktif lagi untuk meningkatkan kapasitas SDM Kejaksaan,” Ucap Ketua Umum Eka Tjipta Foundation saat melakukan pertemuan dengan Petinggi Kejaksaan Agung.
Berdasarkan siaran pers Nomor: PR – 1435/049/K.3/Kph.3/09/2022 yang di sampaikan oleh Kapuspenkum Kejagung Dr. Ketut Sumedana SH.MH kepada wartawan.
Pada kesempatan tersebut, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan terima kasih yang mendalam sebab Eka Tjipta Foundation sudah menjadi mitra Kejaksaan di bidang pendidikan dalam rangka meningkatkan kapasitas SDM Kejaksaan.
Jaksa Agung berharap kerja sama yang baik untuk mendapatkan Jaksa berkualitas dan profesional kedepannya serta Jaksa yang mendapatkan beasiswa bukan hanya dalam negeri tapi juga luar negeri sehingga pola pikir berkembang sebagai penegak hukum yg modern.
“Saya juga mengapresiasi bapak almarhum Eka Tjipta yang dengan kegigihan usahanya dapat mendorong meningkatkan perekonomian Indonesia melalui usaha Sinarmas yang berkolaborasi dengan UMKM di Indonesia. Kita semua menyadari bahwa penegakan hukum dalam rangka mewujudkan kepastian hukum dan kepastian berusaha adalah impian dunia usaha untuk dapat tumbuh dan berkembang serta berkompetisi di pasar global,” Tutur Jaksa Agung.
Tanpa kepastian hukum kata Jaksa Agung maka investor enggan untuk menanamkan modalnya di Indonesia, dan untuk itu dunia usaha harus memahami hukum sehingga terhindar bersentuhan dengan masalah hukum.
Kejujuran dan integritas usaha sangat dibutuhkan dalam rangka menjalankan roda perekonomian nasional, dan kedepan kita juga dapat mengisi seminar, sharing knowledge, training yang dikolaborasikan antara dunia usaha dengan penegakan hukum, dimana Eka Tjipta Foundation bisa berperan sebagai penyelenggara kegiatan dimaksud. Tutup Jaksa Agung.
Acara silaturahmi antara Jaksa Agung dengan Eka Tjipta Foundation dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. (Hen)









