• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri
Rabu, April 22, 2026
SumatraTimes
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    36 KM Terima BLT-DK Tahun 2026 dari Kepenghuluan Sungai Nyamuk 

    36 KM Terima BLT-DK Tahun 2026 dari Kepenghuluan Sungai Nyamuk 

    Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi Salurkan BLT-DK  Tahun Anggaran 2026

    Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi Salurkan BLT-DK  Tahun Anggaran 2026

    Kajari Rohil: Pemusnahan BB Kewenangan Jaksa Dalam Melaksanakan Putusan Hakim

    Kajari Rohil: Pemusnahan BB Kewenangan Jaksa Dalam Melaksanakan Putusan Hakim

    Peringati Hari Pohon Sedunia, Kapolres Rohil Tanam Pohon Bersama Upika

    Peringati Hari Pohon Sedunia, Kapolres Rohil Tanam Pohon Bersama Upika

    Komitmen Berantas Narkoba, Polsek Sinaboi Ungkap Dugaan Kasus Narkotika 

    Komitmen Berantas Narkoba, Polsek Sinaboi Ungkap Dugaan Kasus Narkotika 

    Konferensi Pers Direksi PT SPRH Terkait Tunggakan Puluhan Gaji Karyawan 

    Konferensi Pers Direksi PT SPRH Terkait Tunggakan Puluhan Gaji Karyawan 

    Pimpinan Daerah, Ketua DPRD Hingga Ketua LAM Apresiasi Kinerja Polres Rohil 

    Pimpinan Daerah, Ketua DPRD Hingga Ketua LAM Apresiasi Kinerja Polres Rohil 

    Sekda Rohil Lantik 43 Pejabat Eselon III dan IV, Leo Alhaksbi Jabat Kabid SMP

    Sekda Rohil Lantik 43 Pejabat Eselon III dan IV, Leo Alhaksbi Jabat Kabid SMP

    Polsek Panipahan Colling Sistem di Teluk Pulai Demi Ciptakan Kamtibmas Kondusif 

    Polsek Panipahan Colling Sistem di Teluk Pulai Demi Ciptakan Kamtibmas Kondusif 

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    36 KM Terima BLT-DK Tahun 2026 dari Kepenghuluan Sungai Nyamuk 

    36 KM Terima BLT-DK Tahun 2026 dari Kepenghuluan Sungai Nyamuk 

    Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi Salurkan BLT-DK  Tahun Anggaran 2026

    Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi Salurkan BLT-DK  Tahun Anggaran 2026

    Kajari Rohil: Pemusnahan BB Kewenangan Jaksa Dalam Melaksanakan Putusan Hakim

    Kajari Rohil: Pemusnahan BB Kewenangan Jaksa Dalam Melaksanakan Putusan Hakim

    Peringati Hari Pohon Sedunia, Kapolres Rohil Tanam Pohon Bersama Upika

    Peringati Hari Pohon Sedunia, Kapolres Rohil Tanam Pohon Bersama Upika

    Komitmen Berantas Narkoba, Polsek Sinaboi Ungkap Dugaan Kasus Narkotika 

    Komitmen Berantas Narkoba, Polsek Sinaboi Ungkap Dugaan Kasus Narkotika 

    Konferensi Pers Direksi PT SPRH Terkait Tunggakan Puluhan Gaji Karyawan 

    Konferensi Pers Direksi PT SPRH Terkait Tunggakan Puluhan Gaji Karyawan 

    Pimpinan Daerah, Ketua DPRD Hingga Ketua LAM Apresiasi Kinerja Polres Rohil 

    Pimpinan Daerah, Ketua DPRD Hingga Ketua LAM Apresiasi Kinerja Polres Rohil 

    Sekda Rohil Lantik 43 Pejabat Eselon III dan IV, Leo Alhaksbi Jabat Kabid SMP

    Sekda Rohil Lantik 43 Pejabat Eselon III dan IV, Leo Alhaksbi Jabat Kabid SMP

    Polsek Panipahan Colling Sistem di Teluk Pulai Demi Ciptakan Kamtibmas Kondusif 

    Polsek Panipahan Colling Sistem di Teluk Pulai Demi Ciptakan Kamtibmas Kondusif 

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
SumatraTimes
No Result
View All Result
Home Berita Utama

BEM UNS Soroti Pasal 5 RUU KUHAP

Kewenangan Tanpa Pengawasan dan Rawan Langgar HAM

21 April 2025
in Berita Utama, Fokus Rohil, Politik/Parlemen/DPRD, Sosial, tokoh/profile
BEM UNS Soroti Pasal 5 RUU KUHAP

Presiden BEMM UNS, Muhammad Faiz Zuhdi (f: istimewa)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Solo- Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (BEM UNS) Surakarta menyoroti revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Komisi III DPR RI.

Presiden BEMM UNS, Muhammad Faiz Zuhdi menyoroti Rancangan Undang-Undang (RUU KUHAP), khususnya Pasal 5 Ayat 2 Huruf a, yang dinilai membuka celah penyalahgunaan kewenangan oleh penyidik.

“Dalam ketentuan tersebut disebutkan bahwa tindakan hukum seperti penangkapan, pelarangan bepergian, penggeledahan, hingga penahanan dapat dilakukan atas perintah penyidik. Kewenangan yang memberikan peluang adanya pelanggaran hak asasi manusia,” kritik Presiden BEM UNS, Muhammad Faiz Zuhdi yang disampaikan kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal ini, Faiz menilai perlu ada batasan dan kejelasan peran penyidik dalam pelaksanaan tugasnya. Dia menilai pasal tersebut memberikan keistimewaan berlebihan kepada institusi aparat penegak hukum, minimnya pengawasan dan berpotensi arogansi kekuasaan dalam praktiknya.

“Pasal 5 ayat 2 huruf a seharusnya dijelaskan lebih rinci terkait peran dan batasan penyidik, seperti durasi penyelidikan, hingga hak dan kewajiban baik dari sisi penyidik maupun korban. Hal ini penting agar sejalan dengan semangat kepastian, kemanfaatan dan keadilan hukum dalam KUHP baru,” ujarnya.

Faiz yang juga Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum UNS, menyampaikan kekhawatiran publik terhadap potensi penyalahgunaan wewenang oleh aparat penegak hukum, khususnya terkait kewenangan penyidik dalam melakukan penangkapan secara langsung. Ia menilai, ketentuan baru yang tengah dibahas di Komisi III DPR RI itu perlu dikaji secara mendalam dengan mengedepankan prinsip transparansi.

Menurutnya, KUHAP memiliki fungsi penting dalam menjamin akuntabilitas proses hukum, termasuk keharusan adanya surat resmi dan berita acara pemeriksaan (BAP) dalam proses penangkapan. Ketidaksesuaian prosedur hukum, tambahnya, bisa melanggar asas praduga tak bersalah meski tersedia mekanisme praperadilan.

Faiz juga menekankan pentingnya pelibatan publik dalam proses perumusan undang-undang, tidak hanya secara formil tetapi juga material. Keterlibatan masyarakat, menurutnya, merupakan kunci untuk memastikan bahwa undang-undang yang dihasilkan memenuhi prinsip keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum.

“Sejalan dengan perumusan undang-undang lain, masyarakat berharap proses penyusunan revisi KUHAP dapat dilaksanakan secara terbuka dan melibatkan publik, agar nilai-nilai hukum dapat benar-benar diwujudkan,” tegasnya. ( rilis)

ShareTweetSend
SumatraTimes

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.