• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri
Jumat, Maret 20, 2026
SumatraTimes
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

    Kepenghuluan Raja Bejamu Gelar Musyawarah RKPKep tahun 2026

    Kepenghuluan Raja Bejamu Gelar Musyawarah RKPKep tahun 2026

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Rohil Safari Ramadhan ke Sinaboi 

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Rohil Safari Ramadhan ke Sinaboi 

    Peringati Nuzulul Qur’an, Camat Sinaboi Safari Ramadhan ke Darussalam 

    Peringati Nuzulul Qur’an, Camat Sinaboi Safari Ramadhan ke Darussalam 

    Kepenghuluan Sungai nyamuk Gelar  Musyawarah APBKep dan RKPKep 2026

    Kepenghuluan Sungai nyamuk Gelar  Musyawarah APBKep dan RKPKep 2026

    Camat Sinaboi Sholat Tarawih dan Silahturahmi di Musholla Al-Muslimin 

    Camat Sinaboi Sholat Tarawih dan Silahturahmi di Musholla Al-Muslimin 

    Camat Sinaboi Hadiri Kegiatan Nuzulul Qur’an di Masjid Nurul Iman Raja Bejamu

    Camat Sinaboi Hadiri Kegiatan Nuzulul Qur’an di Masjid Nurul Iman Raja Bejamu

    Penghulu Sinaboi Lakukan Pemeliharaan Jembatan Sinaboi

    Penghulu Sinaboi Lakukan Pemeliharaan Jembatan Sinaboi

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

    Kepenghuluan Raja Bejamu Gelar Musyawarah RKPKep tahun 2026

    Kepenghuluan Raja Bejamu Gelar Musyawarah RKPKep tahun 2026

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Rohil Safari Ramadhan ke Sinaboi 

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Rohil Safari Ramadhan ke Sinaboi 

    Peringati Nuzulul Qur’an, Camat Sinaboi Safari Ramadhan ke Darussalam 

    Peringati Nuzulul Qur’an, Camat Sinaboi Safari Ramadhan ke Darussalam 

    Kepenghuluan Sungai nyamuk Gelar  Musyawarah APBKep dan RKPKep 2026

    Kepenghuluan Sungai nyamuk Gelar  Musyawarah APBKep dan RKPKep 2026

    Camat Sinaboi Sholat Tarawih dan Silahturahmi di Musholla Al-Muslimin 

    Camat Sinaboi Sholat Tarawih dan Silahturahmi di Musholla Al-Muslimin 

    Camat Sinaboi Hadiri Kegiatan Nuzulul Qur’an di Masjid Nurul Iman Raja Bejamu

    Camat Sinaboi Hadiri Kegiatan Nuzulul Qur’an di Masjid Nurul Iman Raja Bejamu

    Penghulu Sinaboi Lakukan Pemeliharaan Jembatan Sinaboi

    Penghulu Sinaboi Lakukan Pemeliharaan Jembatan Sinaboi

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
SumatraTimes
No Result
View All Result
Home Politik/Parlemen/DPRD

Bank Dunia Prediksi Ekonomi RI Naik 4,6 Persen pada 2022

7 September 2019
in Politik/Parlemen/DPRD

Gedung pencakar langit di Jakarta

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

JAKARTA — Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kian suram, setidaknya hingga 2022.

Dikutip dari CNN Indonesia, pelemahan tersebut tak lepas dari perlambatan pertumbuhan ekonomi global di tengah perang dagang antara Amerika Serikat (AS) – China, dan memanasnya tensi geopolitik di sejumlah kawasan.

Pada 2020, ekonomi Indonesia diprediksi hanya mampu terangkat 4,9 persen, atau di bawah target Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020, sebesar 5,3 persen. Bahkan, laju perekonomian dome ditaksir bakal tertekan ke level 4,6 persen pada 2022.

Hal itu terungkap dalam materi paparan Bank Dunia yang beredar di publik. Materi paparan itu disebut telah dipresentasikan di depan Presiden Joko Widodo dalam pertemuan 2 September 2019 lalu.

“Perlambatan ekonomi global menyebabkan harga komoditas lebih rendah yang akan menekan pertumbuhan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia lebih jauh lagi,” ujar Bank Dunia dalam materi presentasinya, dikutip Jumat (6/9).

Bank Dunia mengingatkan jika pertumbuhan ekonomi China merosot 1 persen, pertumbuhan ekonomi bakal merosot sekitar 0,3 persen.

Pada resesi 2009 lalu, pertumbuhan ekonomi global turun 6,2 persen dari 2007. Di saat yang sama harga komoditas anjlok sehingga pertumbuhan ekonomi domestik melambat sebesar 1,7 persen.

Pelemahan ekonomi domestik juga diperparah oleh produktivitas Indonesia yang rendah serta perlambatan pertumbuhan angkatan kerja.

Selain perlambatan pertumbuhan ekonomi, risiko peningkatan aliran modal yang keluar (capital outflow) juga membayangi Indonesia.

“Aliran modal keluar dapat lebih besar dibandingkan apa yang dihadapi Indonesia dalam 10 tahun terakhir dan menyebabkan suku bunga semakin tinggi dan rupiah yang lebih terdepresiasi,” papar Bank Dunia.

Padahal, investasi portofolio membiayai sebagian besar defisit transaksi berjalan (CAD) di Indonesia. Hal ini membuat perekonomian Indonesia menjadi rentan karena volatilitas investasi portofolio.

Melihat hal itu, Bank Dunia menyarankan kepada Jokowi untuk tidak mengurangi CAD tetapi mengerek investasi asing langsung (FDI) jika ingin tetap menjaga pertumbuhan ekonomi.

Mengutip data World Development Indikator, tahun lalu, porsi FDI Indonesia hanya 1,9 persen terhadap PDB. Porsi itu relatif lebih rendah dibandingkan negara tetangga dimana Kamboja 11,8 persen terhadap PDB, Vietnam 5,9 persen terhadap PDB, dan Malaysia 5,5 persen terhadap PDB.

 

Jika Indonesia fokus mengurangi CAD, menurut Bank Dunia, Indonesia perlu kombinasi tingkat tabungan masyarakat yang lebih tinggi dan investasi yang lebih rendah.  Sementara, tingkat tabungan yang lebih tinggi bakal menekan konsumsi dan investasi yang lebih rendah bakal menyeret pertumbuhan ekonomi.

Untuk itu, Indonesia perlu membiayai CAD dari investasi stabil FDI yang berorientasi ekspor dan tidak mudah dibawa keluar oleh investor dalam waktu singkat. Dengan demikian, Indonesia bisa menambah lapangan pekerjaan sembari menjaga ketahanan perekonomian.

 

Editor : Amran

ShareTweetSend
SumatraTimes

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.