• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri
Rabu, Maret 18, 2026
SumatraTimes
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

    Kepenghuluan Raja Bejamu Gelar Musyawarah RKPKep tahun 2026

    Kepenghuluan Raja Bejamu Gelar Musyawarah RKPKep tahun 2026

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Rohil Safari Ramadhan ke Sinaboi 

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Rohil Safari Ramadhan ke Sinaboi 

    Peringati Nuzulul Qur’an, Camat Sinaboi Safari Ramadhan ke Darussalam 

    Peringati Nuzulul Qur’an, Camat Sinaboi Safari Ramadhan ke Darussalam 

    Kepenghuluan Sungai nyamuk Gelar  Musyawarah APBKep dan RKPKep 2026

    Kepenghuluan Sungai nyamuk Gelar  Musyawarah APBKep dan RKPKep 2026

    Camat Sinaboi Sholat Tarawih dan Silahturahmi di Musholla Al-Muslimin 

    Camat Sinaboi Sholat Tarawih dan Silahturahmi di Musholla Al-Muslimin 

    Camat Sinaboi Hadiri Kegiatan Nuzulul Qur’an di Masjid Nurul Iman Raja Bejamu

    Camat Sinaboi Hadiri Kegiatan Nuzulul Qur’an di Masjid Nurul Iman Raja Bejamu

    Penghulu Sinaboi Lakukan Pemeliharaan Jembatan Sinaboi

    Penghulu Sinaboi Lakukan Pemeliharaan Jembatan Sinaboi

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Camat Sinaboi Tinjau dan Nilai Lampu Colok di Malam ke-27 Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

    Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Siswa MDTA Ar-Rahman yang Aktif Mengisi Kegiatan Ramadhan

    Kepenghuluan Raja Bejamu Gelar Musyawarah RKPKep tahun 2026

    Kepenghuluan Raja Bejamu Gelar Musyawarah RKPKep tahun 2026

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Rohil Safari Ramadhan ke Sinaboi 

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Rohil Safari Ramadhan ke Sinaboi 

    Peringati Nuzulul Qur’an, Camat Sinaboi Safari Ramadhan ke Darussalam 

    Peringati Nuzulul Qur’an, Camat Sinaboi Safari Ramadhan ke Darussalam 

    Kepenghuluan Sungai nyamuk Gelar  Musyawarah APBKep dan RKPKep 2026

    Kepenghuluan Sungai nyamuk Gelar  Musyawarah APBKep dan RKPKep 2026

    Camat Sinaboi Sholat Tarawih dan Silahturahmi di Musholla Al-Muslimin 

    Camat Sinaboi Sholat Tarawih dan Silahturahmi di Musholla Al-Muslimin 

    Camat Sinaboi Hadiri Kegiatan Nuzulul Qur’an di Masjid Nurul Iman Raja Bejamu

    Camat Sinaboi Hadiri Kegiatan Nuzulul Qur’an di Masjid Nurul Iman Raja Bejamu

    Penghulu Sinaboi Lakukan Pemeliharaan Jembatan Sinaboi

    Penghulu Sinaboi Lakukan Pemeliharaan Jembatan Sinaboi

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
SumatraTimes
No Result
View All Result
Home Bengkalis

200 Tahun Frankenstein: Gagasan Horor Lahir karena Letusan Gunung Tambora

28 Desember 2017
in Bengkalis, Berita Utama, Dumai, Fokus Rohil, Galeri, Hukum Kriminal, Infotorial, Kabar Riau, Penyejuk Qalbu, Politik/Parlemen/DPRD, Serba Serbi, tokoh/profile
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Letusan Gunung Tambora 1815 begitu dahsyat, sehingga menyebabkan “masa kegelapan” di Eropa. Saat-saat itulah yang mengilhami Mary Shelley, 18 tahun, untuk menulis cerita horor Frankenstein.

Tahun 1815 Gunung Tambora di Pulau Sumbawa meletus hebat. Begitu dahsyatnya letusan itu, dan begitu banyak debu vulkanik yang disemburkan ke udara, sehingga menyebabkan perubahan drastis iklim dunia.

Setahun berikutnya, 1816, cuaca di Amerika Utara dan Eropa berubah drastis karena sebaran debu vulkanik Tambora. Di belahan utara bumi, banyak panen gagal dan ternak-ternak mati. Terjadilah bencana kelaparan yang terburuk pada abad ke-19. Cuaca gelap, sehingga 1816 disebut “Tahun tanpa musim panas”.

Ketika itu, Mary Shelley baru saja datang dari London ke Jenewa, tepatnya pada musim panas. Cuaca sangat buruk, setiap hari dingin dan hujan. Abu vulkanik dari Gunung Tambora membalut bumi dan tidak membiarkan sinar matahari lewat. Suasana mencekam dan membosankan.

Saat-saat itulah, karena bosan, Mary Shelley yang ketika itu berusia 18 tahun menggagas cerita horor tentang Frankenstein dan monsternya. Pada masa itu, para ilmuwan baru bereksperimen dengan mayat, yang mereka berikan aliran listrik, sehingga terlihat kejang-kejang. Dari sana muncul ilusi, orang yang sudah mati bisa hidup lagi.

Mary Shelley memang ingin membuat cerita horor “yang membuat pembaca tidak berani lagi menengok ke belakang”, begitu dia tulis dalam kata pengantar untuk buku “Frankenstein: or The Modern Prometheus“, yang pertama kali diterbitkan 1 Januari 1818.

Tidak jelas, apakah figur Victor Frankenstein dalam buku itu punya hubungan dengan kastil Frankenstein yang ada di selatan kota Frankfurt di Jerman. Yang pasti, Mary Shelley menempatkan figurnya di kota Jenewa. Banyak tempat kejadian yang digambarkan dalam cerita berada di sekitar kota itu.

“Aku lahir di Jenewa. Keluargaku adalah salah satu yang terpandang di kota ini,” kata Victor Frankenstein di awal buku itu.

Setelah diterbitkan 1 Januari 1818, para kritikus menghujatnya. Tapi cerita itu diambil untuk plot drama di teater. Dari gedung teater, sosok Frankenstein jadi makin dikenal. Tahun 1910, dibuat film bisu pertama tentang Frankenstein. Tahun 1931 dimulai produksi film horor Frankenstein.

Tapi, Frankenstein hanya dikenal namanya saja. Sedangkan sosok yang lebih bertengger di benak pembaca adalah monster buatannya. Raksasa dengan dahi yang khas. Di kota Jenewa, sekarang berdiri patung monster buatan Frankenstein, sebuah legenda yang dimulai dari fantasi seorang perempuan berusia 18 tahun.

ShareTweetSend
SumatraTimes

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.