Home » Berita Utama » Harga Telur Diprediksi Naik

Harga Telur Diprediksi Naik

SumatraTimes.co.id – Bahan pangan berupa telur diprediksi akan mengalami kenaikan, pasca banyaknya daerah yang mengunakan telur sebagai salah satu komoditas pangan pada bantuan sembako, dalam menghadapi situasi corona virus discase (Covid-19).

Di Kupang, di Pasar Inpres Naikoten, Jalan Kenari, Kelurahan Naikoten II, Kecamatan Kota Raja, harga telur ayam sedang merangkak naik. Stok setur juga mengalami penurunan disebabkan banyak dipergunakan buat bantuan sembako.

“Stok telur di sini didatangkan dari Surabaya. Sekarang harga telur ayam yang besar Rp 57.000 per rak, dan yang kecil Rp55.000 per rak. Tiap 1 rak berisi 30 butir telur ayam,” kata Rutam, pedagang telur setempat kepada Pos Kupang.com.

Harga telur, sambung Rustan, tergantung pada stok. Jika stok pada gudang di Surabaya melampaui batas atau meningkat berarti harga telur ayam akan turun. Begitupun sebaliknya, jika stok berkurang berarti harga telur ayam akan merangkak naik.

“Mudah-mudahan, harga telur ayam bisa turun, supaya bisa ramai pembeli. Karena akhir-akhir ini pembeli berkurang, pasca merebaknya pandemi Covid 19,” ungkap Rustan.

Di Kabupaten Rokan Hilir, di Kota Bagansiapiapi, harga telur juga mengalami kenaikan, dengan cara memperkecil ukuran telur. Sehingga tidak ketara harga telur naik. Harga masih berkisar Rp38 ribu sampai Rp40 ribu per rak. ***

Editor: amran

x

Check Also

Inisial S di duga memonopoli Proyek Pamsimas Perkim Rohil, Benarkah?

Sumatratimes.co.id – Pekerjaan pembangunan pamsimas dana DAK di lingkungan kabupaten Rokan hilir di duga dimonopoli ...