Home » Peristiwa, Kriminal & Hukum » Dalam 2 Hari, Dua Warga Simalungun Gantung Diri
Petani di Simalunggun yang tewas gantung diri di rumah duka. foto tagar.co.id

Dalam 2 Hari, Dua Warga Simalungun Gantung Diri

SumatraTimes.co.id – Kabar duka di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) dalam dua hari terakhir. Dua warga di dua kecamatan di Simalungun, Sumatera Utara, ditemukan meninggal bunuh diri dalam dua hari terakhir, dengan cara gantung diri.

Dua warga itu adalah AM, 39 tahun, warga Huta II Raja Hombang, Nagori Pokan Baru, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun. AM sehari-hari berprofesi sebagai petani.

Sedangkan PN, 44 tahun, adalah ibu rumah tangga, warga Dusun Lumban Baringin, Nagori Dolok Marlawan, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun.

Saksi saat itu melihat korban AM, meninggal bunuh diri dengan menggunakan seutas tali yang digantung ke lehernya.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Simalungun, Ajun Komisaris Lukman Hakim Sembiring mengatakan kedua korban merupakan petani. Korban AM, sebutnya, mengakhiri hidupnya di rumahnya. Sedangkan, PN mengakhiri hidupnya ladang milik warga.

Ia menjelaskan kronologis pada Rabu 7 Oktober 2020 sekitar pukul 12.00 WIB, korban AM pulang dari pekan Tanah Jawa untuk mengambil handphone yang baru saja ia perbaiki dan beristirahat tidur sampai pukul 15.30 WIB di kamar milik ayahnya. Sementara itu ayah korban pergi ke warung tak jauh dari kediaman mereka.

Saat pergi meninggalkan warung menuju rumahnya, ayah korban mengetok pintu kamar dan korban tak membuka serta menyahut. Curiga akan hal itu, ayah korban langsung mendobrak pintu dan melihat korban sudah dalam keadaan meninggal.

“Saksi saat itu melihat korban meninggal bunuh diri dengan menggunakan seutas tali yang digantung ke lehernya,” kata Lukman, Kamis, 8 Oktober 2020.

Di tempat terpisah, PN diduga gantung diri di pohon durian perladangan milik warga dengan sehelai kain panjang. Peristiwa itu pertama kali diketahui Parulian Simanjuntak, warga setempat.

“Saksi saat itu berangkat ke ladangnya dan saat melintas di salah satu perladangan milik warga lainnya, ia melihat ada seorang perempuan gantung diri,” ujarnya.

Lukman menambahkan, pihak keluarga menerima kematian kedua korban dan sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi.

“Kedua korban sudah disemayamkan di rumah duka, sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan medis setempat,” ucapnya.***

Sumber: Tagar News
Editor: amran

x

Check Also

Api Melalap Rumah Warga Padat Penduduk

PANIPAHAN, sumatratimes.co.id- Kota yang dikenal diatas Air, Panipahan membara. Hal ini disebabkan kebakaran terjadi di ...