• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri
Senin, Mei 18, 2026
SumatraTimes
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    Siapkan Benteng Pesisir, Polsek Sinaboi- Stakeholder Tinjau Lokasi Penanaman Mangrove Fest 2026

    Siapkan Benteng Pesisir, Polsek Sinaboi- Stakeholder Tinjau Lokasi Penanaman Mangrove Fest 2026

    Penghulu Rafika Bersama Warga RT 08 Gotong Royong Perbaiki Jalan 

    Penghulu Rafika Bersama Warga RT 08 Gotong Royong Perbaiki Jalan 

    Polsek Sinaboi Intensifkan Pengecekan  Lahan Ketahanan Pangan Jagung Pipil

    Polsek Sinaboi Intensifkan Pengecekan  Lahan Ketahanan Pangan Jagung Pipil

    Masyarakat Rantau Bais Deklarasi Perang Melawan Narkoba

    Masyarakat Rantau Bais Deklarasi Perang Melawan Narkoba

    Polsek Sinaboi: Turnamen Futsal Upika Cup 2026 Ajang Prestasi & Edukasi Anti Narkoba

    Polsek Sinaboi: Turnamen Futsal Upika Cup 2026 Ajang Prestasi & Edukasi Anti Narkoba

    Camat Serahkan Trofi Juara, PS Raja Bejamu Dominasi Final Futsal Upika Cup 2026 

    Camat Serahkan Trofi Juara, PS Raja Bejamu Dominasi Final Futsal Upika Cup 2026 

    Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Sungai Bakau Rampung 💯%

    Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Sungai Bakau Rampung 💯%

    Lawan Narkoba dengan Prestasi, Upika Sinaboi Gelar Turnamen Futsal 

    Lawan Narkoba dengan Prestasi, Upika Sinaboi Gelar Turnamen Futsal 

    Polsek Sinaboi Intensifkan Pengawasan Lahan Jagung Binaan di Lahan Gambut

    Polsek Sinaboi Intensifkan Pengawasan Lahan Jagung Binaan di Lahan Gambut

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    Siapkan Benteng Pesisir, Polsek Sinaboi- Stakeholder Tinjau Lokasi Penanaman Mangrove Fest 2026

    Siapkan Benteng Pesisir, Polsek Sinaboi- Stakeholder Tinjau Lokasi Penanaman Mangrove Fest 2026

    Penghulu Rafika Bersama Warga RT 08 Gotong Royong Perbaiki Jalan 

    Penghulu Rafika Bersama Warga RT 08 Gotong Royong Perbaiki Jalan 

    Polsek Sinaboi Intensifkan Pengecekan  Lahan Ketahanan Pangan Jagung Pipil

    Polsek Sinaboi Intensifkan Pengecekan  Lahan Ketahanan Pangan Jagung Pipil

    Masyarakat Rantau Bais Deklarasi Perang Melawan Narkoba

    Masyarakat Rantau Bais Deklarasi Perang Melawan Narkoba

    Polsek Sinaboi: Turnamen Futsal Upika Cup 2026 Ajang Prestasi & Edukasi Anti Narkoba

    Polsek Sinaboi: Turnamen Futsal Upika Cup 2026 Ajang Prestasi & Edukasi Anti Narkoba

    Camat Serahkan Trofi Juara, PS Raja Bejamu Dominasi Final Futsal Upika Cup 2026 

    Camat Serahkan Trofi Juara, PS Raja Bejamu Dominasi Final Futsal Upika Cup 2026 

    Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Sungai Bakau Rampung 💯%

    Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Sungai Bakau Rampung 💯%

    Lawan Narkoba dengan Prestasi, Upika Sinaboi Gelar Turnamen Futsal 

    Lawan Narkoba dengan Prestasi, Upika Sinaboi Gelar Turnamen Futsal 

    Polsek Sinaboi Intensifkan Pengawasan Lahan Jagung Binaan di Lahan Gambut

    Polsek Sinaboi Intensifkan Pengawasan Lahan Jagung Binaan di Lahan Gambut

  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
SumatraTimes
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Awas Narkoba ! Prof. Dr. Dadang Hawari : “Shabu-shabu, Sorga Berujung Neraka”

10 Maret 2018
in Berita Utama, Dumai, Kabar Riau, Serba Serbi
Awas Narkoba ! Prof. Dr. Dadang Hawari : “Shabu-shabu, Sorga Berujung Neraka”
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Sumatratimes.com – Guru Besar Psikiatri UI, Prof. Dr. Dadang Hawari,  menyebutkan bahwa dunia kedokteran sangat jarang menggunakan shabu-shabu dalam terapinya. Di apotik, benda tersebut berbentuk cair dan tablet (ekstasi). Oleh mafia narkoba, cairan methamphetamin tersebut dikemas dalam bentuk kristal seperti gula batu atau tawas.

”Kristal shabu ini dipecah terlebih dahulu sebelum digunakan. Benda itu diisap dengan menggunakan peralatan khusus seperti alat hisap (bong), trek gulungan kertas aluminium dipanasi lewat kompor kecil dengan nyala api sangat kecil,” ujar Prof.Dr. Dadang Hawari

Kerusakan Gigi Akibat Mengkonsumsi Shabu-shabu

Asap shabu-shabu setelah diisap secara otomatis akan dapat membuat mata menjadi lebih terang, jantung berdebar lebih kencang, badan terus ingin bergerak dan mulut aktif berbicara serta rasa percaya diri pengguna akan bertambah.

Namun, di lain pihak methamphetamin itu secara psikogis dan psikiatris sangat merusak jiwa pemakainya. Pengguna akan sangat sensitif, menjadi paranoid, mudah tersinggung dan mengalami bayang-bayang trauma masa lampau yang buruk. Ia akan mudah marah, menangis, menjerit dan kejang-kejang karena pembuluh darah ke otak mengalami penyempitan sementara kadar adrenalin terus meningkat.

Setelah dikonsumsi, asap shabu-shabu itu melekat di otak. Di dalam otak, asap diubah menjadi zat adiktif dan melekat di tempat tertentu di jaringan saraf otak sebagai reseptor atau penerima opiat.

Otak terdiri dari banyak bagian yang mempunyai fungsi masing-masing. Suatu bagian otak dikenal dengan sistem reward atau sistem imbalan. Sistem ini terdiri dari ventral tegmental area, inti akumbens dan korteks prefrontal. Bagian-bagian tersebut dihubungkan dengan serabut saraf.

Sistem reward untuk menumbuhkan rasa nikmat setelah melakukan kegiatan alamiah, misalnya makan, minum, hubungan seks dan berinteraksi. Bila kebutuhan ini terpenuhi maka suatu impuls dikirim ke sistem reward, sistem tersebut akan melepaskan suatu subtansi kimia yang disebut dengan endorphin, yang menciptakan suatu perasaan nikmat atau puas.

Karena asap shabu-shabu melekat pada sistem reward, maka kadar subtansi kimia yang disebut dopamine meningkat. Hal ini menimbulkan berbagai sensasi atau rasa yang mirip dengan peningkatan kadar endorphin.

Hal ini dirasakan sebagai rasa hangat di badan, nikmat atau rush yang mirip dengan orgasme seksual.

Kerusakan Otak Akibat Shabu-shabu

”Setelah menghisap shabu akan timbul euphoria dalam diri pemakai. Biasanya pengguna kehilangan nafsu makan. Yang diinginkan hanya air karena keringat keluar terus akibat suhu badan naik,” papar dia.

Pengguna shabu-shabu biasanya memiliki postur tubuh kurus karena tidak mengonsumsi makanan atau tidak ada energi yang masuk ke dalam tubuh. Dalam jangka panjang, berat badan naik turun tidak teratur dan daya tahan kekebalan tubuh terhadap penyakit menurun. Penyakit mudah menjangkiti pengguna setelah jangka waktu tertetu. Misalnya hepatitis B dan kerusakan hati, hepatitis C dan kerusakan hati, luka pembuluh darah, infeksi lapisan jantung dan otot jantung, infeksi paru, ginjal dan infeksi tulang atau nadi.

Kerusakan Akibat Sabu

Efek Jangka Pendek 

  • Kehilangan nafsu makan
  • Peningkatan denyut jantung, tekanan darah dan suhu tubuh
  • Pupil mata yang membesar
  • Pola tidur yang terganggu
  • Rasa mual
  • Bersikap aneh, tidak terduga, terkadang bertindak keras atau kejam
  • Halusinasi, gembira yang berlebihan, sifat lekas marah
  • Panik dan psikosis
  • Dosis yang berlebihan dapat berakibat kejang-kejang dan kematian

Efek Jangka Panjang

  • Kerusakan permanen pada pembuluh darah di jantung dan di otak, tekanan darah tinggi, berakibat serangan jantung, stroke dan kematian
  • Kerusakan pada lever (hati), ginjal dan paru-paru
  • Kerusakan jaringan dalam hidung, bila dihirup
  • Masalah pernapasan bila dihisap seperti rokok
  • Penyakit-penyakit menular dan peradangan, bila disuntikkan
  • Kekurangan gizi, kehilangan berat badan
  • Kerusakan gigi yang parah
  • Disorientasi, apatis, kebingungan dan kelelahan
  • Ketergantungan psikologis yang besar
  • Psikosis
  • Depresi
  • Kerusakan otak mirip penyakit Alzheimer, stroke dan epilepsi
 

Awas dan berfikirlah !!! “Sekitar 92 persen pemakai shabu, masih kembali mengkonsumsi narkoba setelah perawatan”

 

Melihat dampak tersebut shabu-shabu dapat dikatakan sebagai “Sorga Berujung Neraka”. [Tim Redaksi Sumatratimes.com. Dari berbagai sumber]

ShareTweetSend
SumatraTimes

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Dumai
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
  • Sosial
  • Politik/Parlemen/DPRD
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Bengkalis
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.