• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri
Senin, Januari 12, 2026
SumatraTimes
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Kabar Sumatera
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    Sutrisno: Jangan Jual Kalimat Counter Berita demi Uang 50 Ribu, Ingat Harga Diri

    Sutrisno: Jangan Jual Kalimat Counter Berita demi Uang 50 Ribu, Ingat Harga Diri

    Korban Bantah Klarifikasi ME Terkait Pinjaman Pensiunan PNS

    Korban Bantah Klarifikasi ME Terkait Pinjaman Pensiunan PNS

    Tidak Memenuhi Syarat, Maki Minta Menteri Imipas Batalkan Pembebasan Setya Novanto 

    Dewas KPK Panggil MAKI, Kasusnya Apa?

    Bupati Kasmarni Sambut Kedatangan Danrem 031 Wira Bima di Makodim

    Bupati Kasmarni Sambut Kedatangan Danrem 031 Wira Bima di Makodim

    Gaji Pensiunan PNS Raib melalui Aplikasi Kantor Pos, DPR Bengkalis Angkat Bicara

    Gaji Pensiunan PNS Raib melalui Aplikasi Kantor Pos, DPR Bengkalis Angkat Bicara

    Bupati Kasmarni Pantau Langsung Inovasi Dishub & Kunjungi Armada Baru

    Bupati Kasmarni Pantau Langsung Inovasi Dishub & Kunjungi Armada Baru

    Berhasil Ungkap Sabu Terbesar di Riau, Personil Sat Narkoba Polres Rohil Raih Penghargaan

    Berhasil Ungkap Sabu Terbesar di Riau, Personil Sat Narkoba Polres Rohil Raih Penghargaan

    Remaja Sinaboi Unjuk Bakat di Pentas Seni dan Budaya

    Remaja Sinaboi Unjuk Bakat di Pentas Seni dan Budaya

    Kepenghuluan Sungai Nyamuk Adakan Tabligh Akbar & Penyantunan Anak Yatim

    Kepenghuluan Sungai Nyamuk Adakan Tabligh Akbar & Penyantunan Anak Yatim

  • Sosial
  • Politik/Parlemen
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Kabar Sumatera
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
    Sutrisno: Jangan Jual Kalimat Counter Berita demi Uang 50 Ribu, Ingat Harga Diri

    Sutrisno: Jangan Jual Kalimat Counter Berita demi Uang 50 Ribu, Ingat Harga Diri

    Korban Bantah Klarifikasi ME Terkait Pinjaman Pensiunan PNS

    Korban Bantah Klarifikasi ME Terkait Pinjaman Pensiunan PNS

    Tidak Memenuhi Syarat, Maki Minta Menteri Imipas Batalkan Pembebasan Setya Novanto 

    Dewas KPK Panggil MAKI, Kasusnya Apa?

    Bupati Kasmarni Sambut Kedatangan Danrem 031 Wira Bima di Makodim

    Bupati Kasmarni Sambut Kedatangan Danrem 031 Wira Bima di Makodim

    Gaji Pensiunan PNS Raib melalui Aplikasi Kantor Pos, DPR Bengkalis Angkat Bicara

    Gaji Pensiunan PNS Raib melalui Aplikasi Kantor Pos, DPR Bengkalis Angkat Bicara

    Bupati Kasmarni Pantau Langsung Inovasi Dishub & Kunjungi Armada Baru

    Bupati Kasmarni Pantau Langsung Inovasi Dishub & Kunjungi Armada Baru

    Berhasil Ungkap Sabu Terbesar di Riau, Personil Sat Narkoba Polres Rohil Raih Penghargaan

    Berhasil Ungkap Sabu Terbesar di Riau, Personil Sat Narkoba Polres Rohil Raih Penghargaan

    Remaja Sinaboi Unjuk Bakat di Pentas Seni dan Budaya

    Remaja Sinaboi Unjuk Bakat di Pentas Seni dan Budaya

    Kepenghuluan Sungai Nyamuk Adakan Tabligh Akbar & Penyantunan Anak Yatim

    Kepenghuluan Sungai Nyamuk Adakan Tabligh Akbar & Penyantunan Anak Yatim

  • Sosial
  • Politik/Parlemen
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile
No Result
View All Result
SumatraTimes
No Result
View All Result
Home Advetorial

Aturan Baru, Dana BOS Langsung Ditransfer Kerekening Sekolah

8 Maret 2020
in Advetorial, Berita Utama, Olahraga

Ade Erlangga Masdiana, Plt Biro Kerjasama dan Humas Kemendikbud RI.

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SumatraTime.co.id — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan perubahan dalam mekanisme penyaluran dana BOS untuk satuan pendidikan negeri dan swasta.

Berdasarkan yang diatur pada Permendikbud nomor 8 tahun 2020, salah satu pokok kebijakannya adalah proses penyaluran dana BOS reguler tahun 2020 langsung ke rekening sekolah.

Beberapa poin penting dalam surat edaran tersebut adalah disampaikannya hal-hal yang harus dilakukan sekolah, dinas pendidikan dan LPMP sebagai persiapan untuk penyaluran dana BOS Tahun 2020, yakni melakukan verifikasi data rekening yang digunakan untuk BOS serta verifikasi jumlah siswa dari setiap satuan pendidikan.

Ade Erlangga Masdiana, Plt Biro Kerja Sama dan Humas Kemendikbud mengatakan, perubahan mekanisme ini dilakukan karena selama ini sekolah sering terlambat menerima penyaluran dana BOS sehingga mengganggu proses belajar mengajar.

“Jadi dana itu tidak lagi mampir di pemerintah daerah tapi dari Kementerian Keuangan langsung transfer ke rekening sekolah. Untuk mempercepat. Karena banyak kepala sekolah yang hutang untuk bayar ini bayar itu. Jika dana itu mampir lagi di pemerintah, kita rasa terlalu lama, kasihan pihak sekolah,” jelas Ade Erlangga ditemui di Makassar, Sabtu (7/3/2020).

Ada pun penggunaan dana tersebut diberi kebebasan kepada sekolah, namun ada hal yang perlu diperhatikan yakni akuntabilitas dan transparansinya. Laporan pertanggung jawabannya harus diupload melalui laman boskemendikbud.go.id.

“Jika tahap 1 sampai tahap 2 belum juga melaporkan pertanggung jawaban, maka tahap ke 3 tidak akan dikasih lagi dana tersebut. Walaupun penggunaannya diberikan kebebasan kepada sekolah, bukan berarti bisa seenaknya. Tapi harus akuntable dan transparan,” tegas Erlangga.

Lebih lanjut dia menegaskan, seperti yang diatur dalam Pasal 12, dana ini tidak boleh dipakai untuk membeli saham, untuk iuran, beli seragam, rehabilitasi bangunan sekolah berat dan sedang karena sudah ada dana DAK Fisik.

“Di sekolah juga harus dibuat papan pengumuman tentang penggunaan dana BOS,” sambungnya, lugas.

Erlangga kemudian mengimbau kepada sekolah-sekolah yang belum menerima dana BOS tahap pertama, agar melakukan revisi atau verifikasi data yang disetorkan.

Perlu diketahui, hingga hari ini yang sudah mendapat dana BOS tahap pertama sebanyak 136 ribu sekolah, dari 250 ribu sekolah seluruh Indonesia. Jadi, sisanya belum dapat.

“Alasannya macam-macam, bisa saja rekeningnya dobel, data dapodiknya belum valid. Sudah saatnya membereskan data ini agar ke depan tidak ada lagi dananya tersendat. Jadi, harus benar-benar valid datanya sesuai realita. Karena jika sekolah akal-akalan, pasti akan ketahuan,” pungkasnya. (sumber: fajar.co.id)

Editor: Amran

ShareTweetSend
SumatraTimes

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Galeri

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
    • Kabar Desa
    • Kabar Riau
    • Kabar Sumatera
    • Hukum Kriminal
    • Infotorial
    • Pekanbaru
    • Kabar Sekolah
  • Pemerintahan
  • Sosial
  • Politik/Parlemen
  • Travelling
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Galeri
    • Serba Serbi
    • Penyejuk Qalbu
    • tokoh/profile

© 2023 SumatraTimes
Developed by webee.